BIREUEN – Di bawah langit Kabupaten Bireuen, secercah harapan baru saja menyalakan binar di mata anak-anak yang telah kehilangan sandaran utamanya.
Pada Kamis (12/3/2026), Rumah Zakat secara serentak menyalurkan paket Kado Lebaran Yatim (KLY) di dua desa, yakni Desa Alue Bayeu Utang dan Desa Alue Kuta.
Sebanyak 26 paket kebahagiaan (13 paket di Alue Bayeu Utang dan 13 paket di Alue Kuta) dihantarkan langsung ke tangan-tangan mungil yang selama ini mungkin merasa terlupa di tengah riuhnya persiapan hari raya.
Kado yang Menghapus Luka bagi sebagian orang, paket lebaran mungkin sekadar bingkisan. Namun, bagi para yatim di pelosok Bireuen, paket KLY adalah bukti nyata bahwa mereka tidak berjuang sendirian.
Suasana haru menyelimuti proses penyaluran saat satu per satu anak menerima bingkisan yang berisi kebutuhan menyambut Idul Fitri.
”Melihat tawa mereka yang pecah saat membuka paket adalah upah yang tak ternilai bagi kami. Kami ingin mereka merasakan bahwa Lebaran tahun ini tetap istimewa, meski tanpa kehadiran sosok ayah atau ibu di sisi mereka,” ujar perwakilan dari tim Rumah Zakat.
Apresiasi dari Pemerintah Desa Kehadiran tim Rumah Zakat di tengah-tengah masyarakat disambut dengan tangan terbuka oleh pemerintah desa setempat.
Para aparat desa turut menyaksikan betapa bantuan ini menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.
”Ini bukan sekadar bantuan materi, tapi suntikan semangat bagi anak-anak kami. Kami sangat mengapresiasi dedikasi Rumah Zakat yang mau menjangkau desa kami untuk memuliakan anak yatim.
Terima kasih telah menjadi perpanjangan tangan para donatur,” ungkap perwakilan Pemerintah Desa setempat.
Mengetuk Pintu Langit Melalui Kepedulian
Penyaluran KLY ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Rumah Zakat dalam memberikan kebahagiaan yang merata hingga ke pelosok Aceh. Melalui dukungan para donatur, harapan-harapan kecil ini dipupuk agar tetap tumbuh meski dalam keterbatasan.


