Pernahkah kamu mendengar istilah shalatnya orang munafik? Rasulullah SAW mengingatkan umatnya tentang bahaya kemunafikan, termasuk dalam ibadah shalat. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, beliau bersabda:
“Itulah shalatnya orang munafik, ia duduk mengintai matahari hingga ketika matahari berada di antara dua tanduk setan, ia berdiri dan mematuk empat kali (shalat dengan cepat), tidak mengingat Allah kecuali sedikit.”
Hadis ini menggambarkan bahwa shalat orang munafik dilakukan tanpa keikhlasan dan hanya sekadar formalitas.
Baca juga : Gangguan Jin atau Godaan Diri Sendiri? Yuk Kenali Penyebab Malas Shalat dari Dalam Hati
Ciri-Ciri Shalat Orang Munafik
Berikut beberapa ciri shalat orang munafik yang disebutkan Rasulullah SAW dan ulama tafsir:
1. Menunda-nunda waktu shalat. Mereka hanya shalat ketika hampir habis waktunya.
2. Shalat dengan malas. Hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tanpa hati dan kekhusyukan.
3. Riya atau pamer. Mereka shalat agar dilihat orang, bukan karena Allah.
4. Jarang berzikir dan mengingat Allah. Hatinya lalai, bibirnya pun jarang menyebut nama Allah.
Ciri-ciri ini menjadi peringatan keras agar kita memperbaiki kualitas ibadah, bukan sekadar banyaknya gerakan shalat, tetapi kehadiran hati di dalamnya.
Shalat yang Diterima Allah
Berbeda dengan orang munafik, shalat orang beriman dilakukan dengan penuh khusyuk dan tepat waktu. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ma’un ayat 4–5:
“Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.”
Ayat ini bukan mencela orang yang meninggalkan shalat, tapi yang menyepelekan shalatnya, tidak tepat waktu, tidak khusyuk, dan tanpa niat yang tulus.
Baca juga : Kenapa Harus Shalat 5 Kali Sehari? Temukan Jawabannya dari Sejarah dan Ilmu
Jadikan Shalat sebagai Pengingat
Agar terhindar dari sifat munafik, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk menjaga shalat di awal waktu, memperbanyak zikir, dan melakukannya dengan keikhlasan. Shalat bukan hanya kewajiban, tapi sarana mendekatkan diri kepada Allah dan menjauhkan diri dari kemunafikan.


