Sholat Istikharah: Cara Memohon Petunjuk Allah Saat Bimbang

oleh | Jan 28, 2026 | Inspirasi

Pernah berada di titik harus memilih, tetapi hati terasa ragu ke mana langkah seharusnya diarahkan? Akal sudah diajak berpikir, orang sekitar sudah dimintai pendapat, namun rasa bimbang masih bertahan. Dalam kondisi seperti ini, Islam tidak membiarkan hamba-Nya berjalan sendirian.

Sholat istikharah hadir sebagai bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Ia bukan sekadar ibadah tambahan, melainkan jalan untuk menyerahkan keputusan besar kepada Zat Yang Maha Mengetahui masa depan.

Dan, di artikel ini, Rumah Zakat akan membahas tentang sholat istikharah lebih lanjut, dari makna hingga adab setelah menunaikannya. Yuk, simak terus!

Apa Itu Sholat Istikharah?

Sebelum melangkah lebih jauh, penting memahami hakikat sholat istikharah agar tidak keliru dalam memaknainya.

Jadi, sholat istikharah adalah sholat sunnah dua rakaat yang dilakukan untuk memohon pilihan terbaik kepada Allah ketika menghadapi perkara yang mubah dan membingungkan.

Rasulullah SAW mengajarkannya secara langsung kepada para sahabat, sebagaimana diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah dalam hadits shahih riwayat Bukhari.

Dalam hadits tersebut, Rasulullah SAW menegaskan bahwa istikharah adalah bentuk penyerahan urusan kepada Allah, bukan semata mengandalkan logika dan perasaan.

Nah, di sinilah letak keindahannya: ikhtiar tetap dilakukan, tetapi keputusan akhirnya disandarkan sepenuhnya kepada kehendak Allah.

Baca Juga: Sholat Istikharah untuk Jodoh, Bagaimana Cara Melakukannya?

Kapan Waktu Terbaik untuk Sholat Istikaharah?

Setelah memahami maknanya, muncul pertanyaan yang sering terdengar: kapan waktu paling tepat untuk sholat istikharah?

Secara syariat, sholat istikharah dapat dilakukan kapan saja di luar waktu terlarang sholat. Banyak ulama menganjurkan setelah sholat wajib atau pada sepertiga malam terakhir karena waktu tersebut dikenal sebagai waktu mustajab doa.

Sebagian orang memilih melakukannya selama tujuh hari berturut-turut. Apakah wajib demikian? Jawabannya tidak. Satu kali istikharah yang dilakukan dengan keikhlasan dan keyakinan sudah cukup, selama hati benar-benar diserahkan kepada Allah.

Tata Cara Sholat Istikharah

Agar pelaksanaannya tepat, tata cara sholat istikharah perlu dipahami dengan baik.

Niat sholat istikharah dilakukan di dalam hati, dengan lafaz niat:

Usholli sunnatal istikharati rak’ataini lillahi ta’ala.

Pelaksanaannya sama seperti sholat sunnah dua rakaat pada umumnya, dengan rincian sebagai berikut:

  • Rakaat pertama: membaca Al-Fatihah kemudian Surah Al-Kafirun.
  • Rakaat kedua: membaca Al-Fatihah kemudian Surah Al-Ikhlas.

Setelah salam, barulah dilanjutkan dengan membaca doa istikharah sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW.

Doa Sholat Istikharah

Doa menjadi inti dari sholat istikharah, karena di sanalah permohonan dipanjatkan secara jelas kepada Allah.

Doa istikharah diriwayatkan dalam hadits shahih Bukhari, dengan lafaz berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ…

Artinya, seorang hamba memohon pilihan terbaik berdasarkan ilmu Allah, memohon kekuatan dari kekuasaan-Nya, serta berharap kemudahan dan keberkahan dari keputusan yang diambil. Doa ini menunjukkan adab seorang hamba yang sadar akan keterbatasannya.

Bagaimana Jawaban Istikharah Datang?

Bagian ini sering menjadi sumber kesalahpahaman. Banyak yang mengira jawaban istikharah selalu berupa mimpi.

Padahal, petunjuk istikharah paling utama adalah kemantapan hati dan kemudahan jalan. Urusan yang semula terasa berat perlahan menjadi ringan, atau sebaliknya, pilihan tertentu terasa tertutup tanpa paksaan.

Mimpi bisa saja terjadi, tetapi bukan satu-satunya tanda. Yang terpenting adalah kesabaran, karena jawaban istikharah dapat hadir dalam rentang waktu satu hingga tujuh hari, sesuai kehendak Allah.

Baca Juga: Jawaban Shalat Istikharah: Bagaimana Cara Mengetahuinya?

Adab Setelah Istikharah

Setelah melaksanakan istikharah, ada sikap yang perlu dijaga agar hasilnya tidak sia-sia.

Seorang hamba dianjurkan memperbanyak amal saleh, berkonsultasi dengan orang yang shalih dan berilmu, serta melangkah dengan yakin pada pilihan yang hatinya condong. Keraguan yang terus dipelihara justru dapat mengaburkan petunjuk.

Mengulang istikharah boleh dilakukan jika hati masih benar-benar bimbang. Namun, jika kecenderungan sudah jelas, maka adab terbaik adalah bertawakal dan menjalani keputusan tersebut dengan penuh keyakinan.

Kesimpulan

Jadi, sholat istikharah adalah bentuk pengakuan bahwa ilmu manusia terbatas, sementara ilmu Allah meliputi segala hal yang tampak dan tersembunyi. Dengan istikharah, kebimbangan tidak lagi menjadi beban, melainkan pintu untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Sebagai wujud tawakal yang utuh, mengiringi istikharah dengan amal kebaikan seperti sedekah, infak, atau menyalurkan zakat melalui Rumah Zakat dapat menjadi langkah nyata untuk menghadirkan keberkahan dalam setiap keputusan hidup.

Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait