TEKUNI BISNIS TEMPE, MASRIFATIN SNGAT YAKIN BISA MILIKI RUMAH BARU

RZ LDKO CilegonSEMARANG. Tempe adalah makanan Khas Indonesia, dan sudah sangat merakyat. Disamping harga nya yang terjangkau bagi semua kalangan, kandungan gizinya pun sudah tidak diragukan lagi.

Adalah Masrifatin, salah satu member binaan usaha RZ Semarang yang kini menekuni usaha tempe. Berlokasi di Jl. Kyai Morang RT 02/ RW 05 Penggaron Kidul Pedurungan, beliau dibantu suaminya dalam proses produksi. Sementara ini dipasarkan dengan cara menitipkan ke warung-warung dan pedagang sayur dan baru mempunyai satu tenaga sales yang ikut memasarkan produk tempenya.

Segala macam usaha hampir semua pernah dicoba, mulai dari bakso, mie ayam, nasi goreng, itu semua waktu di Batam, waktu tinggal di Malang juga pernah usaha jual pisang dan kelapa tapi gulung tikar juga. Setelah tinggal di Semarang, ditengah keputusasan mencoba produksi tempe tapi juga masih terus gagal dan akhirnya belajar ke Malang. Lambat laun merka berhasil

Usaha produksi tempe ini digelutinya sudah 3 tahun. Pada awalnya hanya mampu memproduksi 10-20 kg kedelai. Kendala yang dihadapi cukup banyak, namun beliau menganggap ini sebagai ujian sehingga masih bisa bertahan hingga hari ini.

Untuk saat ini, Masrifatin sudah mampu produksi hingga 50 Kg kedelai. Dengan memberikan harga jual yang bervariasi dari Rp. 3000 sampai dengan Rp. 6000, bagi setiap tempe hasil produksinya. Omset yang diperolehnya per hari rata-rata bisa mencapai Rp. 675.000 dengan keuntungan bersihnya Rp. 250.000 per hari. Cita-citanya untuk bisa memiliki rumah semoga bisa segera bisa tercapai dengan berbekal usaha tempe ini.***

Newsroom/Yosefh Firmansyah
Semarang

Tags :
Konfirmasi Donasi