Zakat Fitrah Wajib Ditunaikan oleh Siapa? Ini Penjelasannya

oleh | Feb 3, 2026 | Inspirasi

Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim menjelang Idulfitri. Ibadah ini hadir sebagai penyempurna puasa Ramadhan sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Oleh karena itu, memahami siapa saja yang memiliki kewajiban menunaikan zakat fitrah menjadi hal penting agar ibadah ini tidak terlewat.

Selain berdimensi ibadah personal, zakat fitrah juga memiliki peran sosial yang besar. Melalui zakat ini, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan agar hari raya dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk mereka yang membutuhkan.

Baca juga : Hukum Bayar Zakat Fitrah Online: Emang Sah?

Kewajiban Zakat Fitrah dalam Islam

Zakat fitrah diwajibkan atas setiap Muslim yang masih hidup ketika matahari terbenam pada akhir bulan Ramadhan. Kewajiban ini berlaku tanpa memandang usia maupun jenis kelamin. Dengan demikian, baik laki-laki maupun perempuan memiliki tanggung jawab yang sama dalam menunaikan zakat fitrah.

Kewajiban tersebut ditegaskan dalam berbagai riwayat hadits yang menjelaskan bahwa zakat fitrah ditetapkan sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalani ibadah puasa. Karena itu, zakat ini tidak boleh diabaikan oleh mereka yang mampu.

Siapa yang Menunaikan Zakat Fitrah dalam Keluarga

Dalam praktiknya, zakat fitrah biasanya ditunaikan oleh kepala keluarga. Seorang ayah atau wali berkewajiban membayarkan zakat fitrah untuk dirinya sendiri serta anggota keluarga yang menjadi tanggungannya. Hal ini mencakup istri dan anak-anak yang belum mandiri secara finansial.

Selain itu, bayi yang lahir sebelum matahari terbenam di akhir Ramadhan juga termasuk yang wajib dizakati. Namun, apabila kelahiran terjadi setelah waktu tersebut, maka kewajiban zakat fitrah baru berlaku pada Ramadhan berikutnya.

Syarat Orang yang Wajib Menunaikan Zakat Fitrah

Zakat fitrah diwajibkan bagi Muslim yang memiliki kelebihan kebutuhan pokok untuk dirinya dan keluarganya pada malam serta hari raya Idulfitri. Artinya, orang yang benar-benar tidak mampu tidak dibebani kewajiban ini.

Meski begitu, Islam sangat menganjurkan setiap Muslim yang memiliki kemampuan untuk tetap menunaikan zakat fitrah. Sebab, zakat ini mengandung nilai kepedulian dan kebersamaan yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam.

Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah

Zakat fitrah dapat ditunaikan sejak awal Ramadhan hingga sebelum pelaksanaan shalat Idulfitri. Namun demikian, waktu yang paling utama adalah sebelum shalat Id agar zakat dapat segera diterima oleh mereka yang berhak.

Apabila zakat fitrah dibayarkan setelah shalat Id, maka statusnya berubah menjadi sedekah biasa. Oleh karena itu, ketepatan waktu menjadi hal penting agar kewajiban zakat fitrah dapat terlaksana dengan sempurna.

Hikmah Zakat Fitrah bagi Kehidupan Sosial

Zakat fitrah mengajarkan umat Islam untuk peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Melalui zakat ini, masyarakat yang kurang mampu dapat merasakan kebahagiaan dan kecukupan di hari raya.

Selain membersihkan jiwa orang yang berpuasa, zakat fitrah juga mempererat rasa persaudaraan. Dengan demikian, Idulfitri tidak hanya menjadi momen kemenangan spiritual, tetapi juga kebersamaan sosial.

Baca juga : Apa Hukumnya Zakat Fitrah yang di keluarkan berupa uang?

Menyalurkan Zakat Fitrah Melalui Lembaga Tepercaya

Agar zakat fitrah tersalurkan secara tepat dan merata, umat Islam dianjurkan menunaikannya melalui lembaga amil zakat tepercaya. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Rumah Zakat yang telah berpengalaman dalam pengelolaan dan penyaluran zakat.

Dengan menyalurkan zakat fitrah melalui lembaga resmi, manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para penerima. Pada akhirnya, zakat fitrah tidak hanya menyempurnakan ibadah Ramadhan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait