[:ID]AKSI PEDULI BENCANA:  RELAWAN RUMAH ZAKAT MASIH SIAGA DI POS PENGUNGSIAN GUNUNG AGUNG[:en]RUMAH ZAKAT REMAINS STAND BY IN MT. AGUNG EVACUATION POST [:]

[:ID]BALI.  Posko Hangat Rumah Zakat tadi malam (13/12) di kerumuni oleh para pengungsi di Pos pengungsian Gunung Agung di Lapangan Mamed Desa Sinduwati Kec.  Sidemen,  Karangasem, Bali. Sampai hari ini (14 /12), Relawan Rumah Zakat masih bersiap siaga di Pos pengungsian Lapangan Mamed.

Status Gunung Agung masih dalam status awas dengan intensitas letusan yang semakin meningkat namum masih dalam skala kecil. Oleh karena itu sangat penting untuk mengkondisikan pengungsi hingga berada di titik aman.

“Hari selasa kemarin perwakilan  BNPB mengunjungi posko pengungsian Rumah Zakat di  lapangan mamed” ujar Sujay Saputra, Relawan Rumah Zakat.

Di Pos Pengungsian Lapangan Mamed Rumah Zakat melakukan berbagai kegiatan, mulai dari mendirikan 10 shelter untuk para pengungsi dan mendirikan posko logistik serta posko administrasi, menyalurkan kebutuhan logistik, support dapur umum, mendirikan pos hangat, menyediakan paket makanan untuk 1150 orang, melakukan pendampingan psikososial untuk anak – anak, dan juga mendirikan MCK di pos pengungsian.

Distribusi bantuan akan terus dilakukan di posko pengungsian Lapangan Mamed, termasuk mendirikan Pos segar, pos hangat dan juga Kelas inspirasi sore bersama anak-anak serta instalasi MCK.

“Insya allah hari ini kami akan instalasi MCK mengingat jumlah pengungsi yang bertambah,”  tambah Sujay

Jumlah pengungsi di pengungsian Lapangan Mamed sudah mencapai 490 jiwa dari 140 KK, kebutuhan para pengungsipun akan semakin meningkat.

“Yang paling dibutuhkan saat ini adalah air bersih, makanan, terutama makanan bayi, penerangan dan juga MCK,” kata Sujay.

Newsroom / Lailatul Istikhomah

Bali[:en]BALI. Rumah Zakat Warm Post last night (13/12) crowded by the refugees at the Mount Agung evacuation post in Mamed Field, Sinduwati Village, Kec. Sidemen, Karangasem, Bali. To this day (14/12), Rumah Zakat volunteers stand by for the Mamed Field evacuation post.

Status of Mount Agung is still in alert status with the intensity of eruption is increasing but still in small scale. It is therefore very important to condition the refugees to the point of safety.

“on Tuesday representatives of BNPB visited refugee camps of Rumah Zakat in mamed field” said Sujay Saputra, Volunteers of Rumah Zakat.

At the Mamed Field Evacuation Post, Rumah Zakat carried out various activities, from establishing 10 shelters to the refugees and setting up logistic posts and administrative posts, distributing logistical needs, public kitchen support, establishing warm posts, providing food packages for 1150 people, providing psychosocial assistance for children, and also establishing sanitationt at evacuation post.

The distribution of aid will continue to be conducted at the Mamed Field evacuation post, including establishing fresh Posts, warm posts as well as afternoon inspiration classes with children and the installation of sanitation.

“Insya Allah, today we will install the toilets considering the increasing number of refugees,” Sujay added

The number of refugees in Mamed Field refuge has reached 490 people from 140 families, the needs of the refugees will increase.

“The most needed now is clean water, food, especially baby food, lighting and also toilets,” said Sujay.

Newsroom / Lailatul Istikhomah

Bali[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia