Akhir tahun sering identik dengan evaluasi. Laporan keuangan ditutup, target hidup ditinjau ulang, dan rencana baru mulai disusun.
Di tengah momentum ini, ada satu amalan penting yang kerap terlupakan, yakni zakat akhir tahun.
Padahal, bagi seorang Muslim, akhir tahun justru momen tepat untuk membersihkan harta sekaligus menata ulang keberkahan rezeki. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud zakat akhir tahun dan bagaimana cara menunaikannya dengan benar?
Nah, di artikel ini, Rumah Zakat akan membahasnya lebih lanjut. Yuk, simak terus!
Apa Saja Termasuk Zakat Akhir Tahun?
Zakat akhir tahun bukan jenis zakat baru, melainkan cara praktis menunaikan zakat maal dengan waktu penghitungan di akhir tahun.
Beberapa jenis harta yang umumnya masuk dalam kategori ini antara lain:
- Zakat Tabungan & Simpanan
Saldo tabungan, giro, atau deposito yang telah tersimpan selama satu tahun haul dan mencapai nisab. - Zakat Investasi
Nilai saham, reksadana, hingga aset digital seperti crypto, dihitung berdasarkan nilai pasar akhir tahun. - Zakat Emas & Perak
Emas batangan, perhiasan simpanan, atau perak yang mencapai nisab setara 85 gram emas atau 595 gram perak. - Zakat Perdagangan
Total modal usaha ditambah keuntungan bersih pada saat tutup buku tahunan.
Semua ini dihimpun untuk melihat gambaran harta secara utuh sebelum zakat ditunaikan.
Baca Juga: 8 Golongan Penerima Zakat Maal yang Berhak Menerima Bantuan
Syarat Wajib Zakat Maal
Sebelum menghitung nominal zakat, ada beberapa syarat yang perlu dipastikan agar zakat benar-benar wajib ditunaikan.
- Milik Sempurna
Harta tersebut halal, berada dalam kendali penuh, dan tidak sedang disengketakan. - Mencapai Nishab
Nilai harta setara minimal 85 gram emas. Dengan asumsi harga emas sekitar Rp1,27 juta per gram, nisabnya berada di kisaran Rp108 juta. - Mencapai Haul
Harta dimiliki selama satu tahun hijriah, yakni sekitar 354 hari. - Kebutuhan Pokok Terpenuhi
Kebutuhan dasar hidup satu tahun ke depan diprioritaskan terlebih dahulu.
Jika seluruh syarat ini terpenuhi, maka kewajiban zakat tidak lagi bisa ditunda.
Mengapa Akhir Tahun?
Mengapa banyak orang memilih menunaikan zakat di akhir tahun, bukan di tengah perjalanan?
Akhir tahun menjadi waktu yang ideal karena bertepatan dengan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi harta. Seperti laporan keuangan, semua aset dihitung, dicatat, lalu disimpulkan. Di titik inilah zakat menjadi penyeimbang antara pertumbuhan harta dan keberkahannya.
Lebih dari sekadar kewajiban, zakat di akhir tahun juga menjadi bentuk sedekah penutup tahun. Harapannya sederhana, semoga tahun baru dibuka dengan rezeki yang lebih bersih dan lapang.
Simulasi Perhitungan Zakat Akhir Tahun
Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh sederhana perhitungan zakat akhir tahun.
| Komponen Harta | Jumlah Nilai (Rp) | Keterangan |
|---|---|---|
| Saldo Tabungan | 100.000.000 | Saldo terendah atau rata-rata |
| Emas Batangan | 50.000.000 | Harga buyback saat ini |
| Piutang Lancar | 10.000.000 | Hutang yang pasti dibayar |
| Total Harta | 160.000.000 | Sudah mencapai nisab |
| Zakat 2,5% | 4.000.000 | Wajib ditunaikan |
Catatan penting, sebelum menghitung zakat, kurangi terlebih dahulu utang jatuh tempo dan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.
Baca Juga: Siap-Siap Zakat Akhir Tahun, Inilah Kumpulan Dalil Tentang Zakat
Menyalurkan Zakat Lewat Lembaga Terpercaya
Setelah nominal zakat diketahui, langkah berikutnya adalah memastikan penyalurannya tepat sasaran.
Lembaga Amil Zakat resmi seperti Rumah Zakat yang dikenal transparan, akuntabel, dan fokus pada pemberdayaan mustahik, bisa jadi pilihan. Selain itu, kemudahan transfer online membuat zakat akhir tahun bisa ditunaikan tanpa hambatan.
Kepercayaan dalam menyalurkan zakat adalah bagian dari amanah yang tidak boleh diabaikan.
Kesimpulan
Jadi, zakat akhir tahun adalah cara bijak menunaikan zakat maal dengan momentum evaluasi tahunan, memastikan harta yang dimiliki telah bersih dan layak membawa keberkahan. Dengan memahami jenis harta, syarat wajib, serta cara menghitungnya, zakat tidak lagi terasa rumit atau tertunda.
Sebagai penutup tahun, menunaikan zakat melalui Rumah Zakat dapat menjadi langkah sederhana untuk menyalurkan kebaikan, membersihkan rezeki, dan membuka lembaran tahun baru dengan hati yang lebih tenang.


