Zakat fitrah tidak disebutkan secara spesifik dengan istilah “zakat fitrah” dalam Al-Qur’an, namun dasar kewajibannya sangat kuat karena termasuk dalam perintah umum zakat dan penyucian jiwa yang ditegaskan dalam Al-Qur’an, serta diperjelas melalui hadis Nabi Muhammad SAW.
Dengan kata lain, zakat fitrah adalah bentuk zakat yang dijelaskan oleh sunnah Rasulullah SAW, sementara Al-Qur’an memberikan landasan prinsipnya.
Baca juga : Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Ayat Al-Qur’an yang Menjadi Dasar Zakat Fitrah
1. QS. Al-Baqarah Ayat 43
“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” QS. Al-Baqarah: 43
Penjelasan: Ayat ini menjadi landasan utama kewajiban zakat dalam Islam. Zakat fitrah termasuk bagian dari perintah umum untuk menunaikan zakat, khususnya yang berkaitan dengan ibadah Ramadhan dan Idulfitri.
2. QS. At-Taubah Ayat 103
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.” QS. At-Taubah: 103
Penjelasan: Zakat fitrah memiliki fungsi utama membersihkan jiwa orang yang berpuasa dari kekurangan dan kesalahan selama Ramadhan. Ayat ini menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga sarana penyucian diri.
3. QS. Al-A’la Ayat 14–15
“Sungguh beruntung orang yang membersihkan diri, dan dia mengingat nama Tuhannya lalu melaksanakan salat.” QS. Al-A’la: 14–15
Penjelasan: Banyak ulama tafsir menjelaskan bahwa “membersihkan diri” dalam ayat ini mencakup zakat fitrah, karena ia ditunaikan sebelum salat Idulfitri sebagai bentuk penyempurna ibadah Ramadhan.
Penegasan Zakat Fitrah dalam Hadis Nabi
Zakat fitrah dijelaskan secara rinci dalam hadis Rasulullah SAW:
“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan perkataan kotor, serta sebagai makanan bagi orang miskin.” HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah
Hadis ini memperjelas bahwa zakat fitrah memiliki dua fungsi utama:
– Penyucian jiwa orang yang berpuasa
– Pemenuhan kebutuhan fakir miskin di hari raya
Kapan Zakat Fitrah Harus Ditunaikan?
Zakat fitrah wajib ditunaikan:
– Sejak awal Ramadhan
– Paling lambat sebelum salat Idulfitri
Menunaikannya tepat waktu akan memastikan zakat fitrah benar-benar sampai kepada yang berhak dan memberi manfaat maksimal.
Baca juga : Apakah Zakat Fitrah Wajib Ditunaikan? Ini Penjelasan Lengkapnya
Penutup
Meskipun zakat fitrah tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur’an, kewajibannya sangat kuat karena berlandaskan ayat-ayat zakat dan disempurnakan oleh hadis Nabi Muhammad SAW.
Zakat fitrah bukan sekadar kewajiban tahunan, tetapi wujud kasih sayang Islam agar Idulfitri menjadi hari kemenangan bagi seluruh umat.


