[:ID]BALAI INSPIRASI ZIS INDOSAT, HADIRKAN SEMANGAT WARGA BELAJAR QURAN[:en]INSPIRATION HALL OF ZIS INDOSAT, BOOST THE SPIRIT OF COMMUNITY TO LEARN QURAN[:]

[:ID]PANDEGLANG. Kegiatan belajar Baca Tulis Al Quran (BTAQ) menjadi salah satu program positif yang terlaksana untuk membina masyarakat dalam Balai Inspirasi ZIS Indosat dan Rumah Zakat. Seperti aktivitas warga pada Selasa (05/12) kemarin yang semangat belajar membaca dan menulis Al Quran di usia mereka yang sudah tidak lagi muda. Mereka belajar di Balai Inspirasi ZIS Indosat Kampung Sarakole, Desa Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang.

Balai Inspirasi yang berada di Kabupaten Pandeglang tersebut merupakan satu diantara 15 Balai Inspirasi yang dibangun oleh ZIS Indosat dan Rumah Zakat. Fasilitas utama yang dimiliki oleh Balai Inspirasi berupa Digital Corner (perpustakaan digital).

Digital corner merupakan sebuah balai yang digunakan untuk sebagai sentral kegiatan pemberdayaan masyarakat. Fasilitas yang dimiliki oleh digital corner disediakan perangkat elektronika beserta jaringan internet secara gratis. Tujuan dari pembuatan digital corner, guna meningkatkan minat baca masyarakat, pengembangan kewirausahaan dan edukasi masyarakat.

“Sebanyak 5 warga yang hadir untuk belajar baca tulis Al Quran di Balai Inspirasi. Pembinaan masyarakat ini sudah berjalan 3 minggu, mereka belajar dengan semangat walau usia sudah tidak lagi muda. Secara rutin saya sendiri yang membina masyarakat khususnya di lokasi balai inspirasi,” tutur Aep Muflih selaku fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat di Pandeglang.

Hingga saat ini sudah banyak kegiatan positif yang dilakukan di Balai Inspirasi. Hadirnya balai inspirasi memberikan manfaat lebih bagi warga seperti banyaknya pelatihan kewirausahaan dan penggunaan internet positif.

“Kebanyakan masih buta huruf Al Quran, hari ini mereka belajar mulai dari membaca Iqro. Ada juga yang hadir untuk melancarkan bacaan Al Quran, salah satu yang membuat saya takjub adalah Bu Embay karena di usianya yang sudah 65 tahun tetap semangat untuk belajar,” ungkap Aep.

Dorongan untuk bisa membaca Al Quran dengan baik menjadi motivasi warga, “Saya ingin punya bekal untuk akhirat, minimal bisa baca Al Quran. Sekarang saya tidak malu bila belajar bersama cucu setiap malam dirumah, “ ungkap Ibu Embay, warga yang aktif belajar Al Quran di Balai Inspirasi ZIS Indosat.

 

Newsroom/ Yadi Mulyadi

Pandeglang[:en]PANDEGLANG. Learning and reading Al Quran Activities Read became one of the positive programs implemented to nurture the community in the Inspection Center of ZIS Indosat and Rumah Zakat. Like the activities of citizens on Tuesday (05/12), that the spirit of learning to read and write Al Quran in their age that is no longer young. They studied at the Balai Inspirasi of ZIS Indosat at Sarakole, Mekarjaya, Pandeglang District.

Balai Inspirasi located in Pandeglang is one of 15 Inspiration Hall built by ZIS Indosat and Rumah Zakat. The main facility owned by Inspiration Hall is Digital Corner.

Digital corner is a hall that is used for as a central activity of community empowerment. Facilities owned by the digital corner is provided with electronic devices and internet network for free. The purpose of making digital corner, in order to increase interest in reading community, entrepreneurship development and community education.

“A total of 5 residents who attended to learn to read Al-Qur’an writing in Balai Inspirasi. Community coaching has been running for 3 weeks, they learn with passion even though age is no longer young. I regularly build my own community, especially in the Balai Inspirasi, “said Aep Muflih as the facilitator of Rumah Zakat Village in Pandeglang.

Until now there are many positive activities conducted in Balai Inspirasi. The presence of Balai Inspirasi provides more benefits for the citizens such as the number of entrepreneurship training and positive internet usage.

“Most are still illiterate of the Quran, today they learn from reading Iqro. There are also present to launch Quran readings, one of which makes me wonder is Mrs. Embay because at the age of 65 years remain the spirit to learn, “said Aep.

The drive to be able to read the Quran well became the motivation of the citizens, “I want to have provisions for the afterlife, at least can read Al Quran. Now I am not embarrassed when studying with grandchildren every night at home, “said Mrs. Embay, a citizen who actively studying the Quran at Balai Inspirasi ZIS Indosat.

 

Newsroom/ Yadi Mulyadi
Pandeglang

 [:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia