BANK INDONESIA EDUKASI KEUANGAN ANAK PANTI ASUHAN DAN ANAK BINAAN RZ

RZ LDKO CilegonPADANG. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) wilayah VIII Padang, Sumatera Barat, menggelar buka bersama dengan sejumlah anak panti asuhan di Kota padang dan anak-anak binaan RZ. Selain buka bersama moment ini juga digunakan oleh BI untuk memberikan edukasi keuangan, sekaligus sosialisasi tentang fungsi BI pada masyarakat. BI juga memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah, seperti tas, buku dan yang lainnya.

Diakui Analis tim akses keuangan Bank Indonesia cabang Padang Nur Setiawati. “Ini merupakan program reguler dari BI untuk memupuk minat menabung dan cerdas dalam mengelola uang sejak dini. program ini akan dlakukan bekala dengan target tahun ini, fokus pada anak usia sekolah, para ibu-ibu rumah tangga, nelayan dan pelaku usaha kecil dan menengah,” paparnya.

Program edukasi ini diberikan sesuai dengan usia dan latar belakang masyarakat. Selain agar lebih mudah untuk memahami, juga bisa megaplikasikan bagaimana mengatur keuangan.

“Pentingnya mengelola keuangan untk semua kalangan. Dari orang tua hingga anak-anak, harus paham penggunaan uang secara benar. Dengan memahami penglolaan uang secara benar, maka tidak ada lagi istilah belanja boros, yang akan berdampak luas pada inflasi,” paparnya

Lebih jauh dijelaskannya, selain mengedukasi masyarakat tentang keuangan, diakuinya masih banyak masyarakat yang tidak mengenal fungsi BI. “Masih saja ada yang menyangka bahwa BI berfungsi seperti bank-bank yang lainnya, bisa sebagai tempat menabung dan meminjam uang,” tambahnya lagi.

Sambil menunggu waktu berbuka puasa, anak-anak dari panti asuhan dan anak-anak tidak mampu binaan RZ, mendengarkan penjelaskan dari narasumber tentang edukasi keuangan. Materi diberikan, melalui pemutaran film kartun yang menceritakan tentang kegunaan uang dan pentingnya menabung.

Selain itu juga, edukasi tentang beragam uang dan membedakan antara uang asli dan uang palsu. “Jika sejak dini sudah ditanamkan unutuk teliti dan berhati-hati dalam menerima uang, dapat menekan jumlah peredaran uang palsu di tengah masyarakat,” paparnya lagi.

Program edukasi keuangan dari Bank Indonesia ini mengajarkan bagaimana seorang anak membuat perencanaan keuangan dengan menyisihkan sebagian uang jajannya untuk ditabung. Pesan-pesan edukasi yang disampaikan melalui teknik bercerita (story telling) yang cukup efektif menarik perhatian dan minat minat para siswa untuk sadar menabung tanpa unsur paksaan.

“Menanamkan sifat gemar bagi anak-anak, agar bisa menyisihkan sebagian uang belanja untuk sesuatu yang lebih bermanfaat lagi,”ungkapnya.***

Sumber : www.kimciakimcia.com

Tags :
Konfirmasi Donasi