BERDAYAKAN PENGRAJIN BATIK DI DESA BERDAYA NGADILUWIH

KARANGANYAR. Batik merupakan salah satu bentuk produk seni yang sudah mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia. Namun keberadaan batik
di daerah seperti Desa Ngadiluwih contohnya, pengelolaan kerajinan batik masih sangat tradisonal baik secara pemikiran maupun proses produksinya.

Pemikiran para pengrajin sangat sederhana, yaitu bagaimana ada modal usaha dan hasil usahanya laku tanpa berfikir pengembangan produk, kemasan produk maupun pemasaran, dikarenakan masih kurangnya adanya motivasi pengembangan lebih luas, mengenai produksi, kemasan, dan pemasaran.

Berawal dari realitas tersebut, Ihwan Mujahid sebagai fASILITATOR Rumah Zakat Desa Berdaya Ngadiluwih Matesih Karanganyar motivasi pengembangan usaha dan peluang pasar zaman now dengan memberikan support perbaikan kemasan dan promosi di dunia maya.

“Alhamdulillah mendapatkan motivasi dan pengembangan usaha, sehingga menjadi lebih bersemangat dalam menjalankann usaha saya” Ujar Suparmi selaku salah satu pelaku usaha kerajianan batik.

Selain ibu Suparmi, support Relawan Inspirasi juga diberikan kepada pengrajin yang lain yaitu ibu Muslichah yang juga sudah menggeluti usaha kerajinan batik ini sejak puluhan tahun yang lalu

Melalui support ini, Fasilitator Desa Berdaya mengajak para pengrajin untuk merencanakan Desa Ngadiluwih menjadi kampung sentra batik dimulai dari pengembangan usaha di Dusun Kutukan Wetan.

Newsroom
Ihwan Mujahid/Lailatul Istikhomah

Tags :
Konfirmasi Donasi