[:ID]DAMPAK KABUT ASAP KENA SD JUARA PEKANBARU[:]

[:ID]PEKANBARU, Senin (02/09) – Kado musiman yang kerap melanda Pekanbaru semakin banyak menelan korban. Kado itu adalah asap. Ibarat mimpi buruk masyarakat Riau khususnya Pekanbaru harus mengulang cerita sedih akibat terpapar kabut putih yang membuat mata perih dan nafas seolah berhenti.

Semenjak asap mengudara di kota Pekanbaru, anak-anak di sekolah satu persatu mulai izin tidak datang. Kelas sepi, kalau pun ada yang hadir kondisinya tidak prima.

SD Juara Pekanbaru pun tak luput dari dampak asap ini. Di kelas 2, berhari-hari hampir separuh kelas siswanya tak datang karena sakit. Ciri-ciri sakitnya hampir sama yaitu sakit tenggorokan, batuk dan demam tinggi. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena bisa saja menular ke teman yang lain. Sebagai guru kelas 2 Ibu Sri mengatakan orang tua dan guru harus siap siaga menjaga anak agar selalu sehat dan kuat melawan bibit penyakit. Kalau perlu pengawasan terhadap anak ditingkatkan, misalnya terhadap pola jajan dan membatasi main di udara terbuka.

“Syafakumullah buat anak-anak kita yang lagi sakit. Semoga jadi ladang pahala buat orang tua yang dengan sabar dan kasih sayang selalu menjaga. Semoga Anak-anak kita jadi anak yang sholeh sholeha dan kelak selalu bermanfaat bagi orang lain.” Ujar Heni Kusrini selaku LSU SDJ Pekanbaru.

“Kepada pemerintah kita menggantungkan harapan yang besar agar masalah asap ini bisa segera diatasi agar tidak selalu menghantui warga Pekanbaru setiap musim panas dan kemarau datang menghampiri.” ujarnya.

Newsroom

Heni Kusrini / Hanaa Afifah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia