DESA BERDAYA BLIGO, JADIKAN SAMPAH LEBIH MANFAAT

MAGELANG. Rumah Zkat gulirkan program Bank Sampah di Desa Bligo. Menurut Fasilitator Desa Berdaya Bligo, Wimbo Abendhono, program tersebut dilatarbelakangi oleh kebiasaan warga yang sering membuang sampah ke sungai. Kebiasaan tersebut menyebabkan sungai Mataram yang berlokasi dekat dengan pemukiman warga hampir meluap.

“Melihat kondisi sungai Mataram yang hampir meluap itu, kami merasa ini merupakan permasalahan serius yang harus segera mendapatkan penanganan. Maka, sejak Mei 2016, kami mulai membentuk Bank Sampah Beriman dan mulai melakukan sosialisasi kepada warga mengenai program Bank Sampah ini,” papar Wimbo, Rabu (20/9).

Meski sulit, kini masyarakat sudah mulai merasakan manfaat dari adanya Bank Sampah tersebut. Nasabah Bank Sampah tidak hanya terdiri dari perseorangan, melainkan beberapa instansi seperti PAUD, hasil sampah di Kantor Desa, Kelompok PKK dan kantor percetakan di wilayah Desa Bligo. Program Bank Sampah ini pernah memanen hingga 1 kwintal kertas yang berasal dari instansi tersebut.

“Alhamdulillah adanya Bank Sampah ini, selain sebagai bentuk pembinaan bagi anak-anak, manfaatnya pun bisa terasa oleh semua kalangan. Lingkungan di sini lebih bersih, masyarakat juga semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitarnya,” ujar Ambar, Kepala Dusun Benteng.

Adanya Bank Sampah Beriman di Bligo juga mendukung wacana pembentukan desa wisata di sana. Ini merupakan pemikiran jangka panjang dari para pengurus Bank Sampah untuk membangun desa wisata.

“Ketika kita membangun sebuah Desa Wisata, maka mau tidak mau permasalahan sampah juga akan segera kita temui. Tapi dengan adanya Bank Sampah ini, maka kita sudah tidak bingung lagi menghadapi permasalahan sampah di desa wisata nanti,” ujar Wimbo.

Newsroom/Dian
Magelang

Tags :
Konfirmasi Donasi