DOA AWAL TAHUN BERSAMA MAJELIS TAKLIM TELKOMSEL PRAYING TOGETHER IN BEGINNING OF THE YEAR ALONG WITH MTT TELKOMSEL

RZ LDKO CilegonMAKASSAR. (06/01) pukul 16.00 digelar Doa bersama awal tahun bersama karyawan Telkomsel Pamasuka di Jl. AP Pettarani, Gedung Baruga lantai 5 Telkomsel. Kegiatan ini diselenggarakan oleh MTT Telkomsel.

Kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan, serta memanjatkan doa agar harapan dan cita-cita karyawan Telkomsel dimasa mendatang dapat tercapai. Kegiatan ini dihadiri oleh 80 lebih peserta yang terdiri dari 30 Anak kaum Dhuafa binaan Rumah Zakat (RZ), dan selebihnya adalah karyawan Telkomsel sendiri.

Ceramah agama dibawakan langsung oleh Ustadz Dimas Maryono, beliau mengatakan bahwa “kita diikat oleh 3 dimensi waktu, yakni masa lalu yang sudah kita lewati, masa sekarang yang menjadi realita yang harus kita hadapi, dan masa depan yang menjadi harapan dan cita-cita yang akan kita raih”.

Usatdz Dimas juga memberikan spirit agar amal ibadah semakin ditingkatkan. Acara ditutup pukul 17,45 WITA dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Dimas dan dilanjutkan dengan donasi Telkomsel dan pemberian bingkisan kepada masing-masing anak Dhuafa yang hadir.***

Newsroom/Susilowati
Makassar

RZ LDKO CilegonMAKASSAR. (01/06) At 16.00 was held praying together in beginning of the year along with the employees of Telkomsel Pamasuka at Jl. AP Pettarani on 5th floor Barunga building Telkomsel. This event was organized by MTT Telkomsel.

This event as a form of gratitude for the blessings that God gives, hoping that all future hopes and goals of Telkomsel employees can be achieved. This event was attended by over 80 participants included 30 Dhuafa Children under Rumah Zakat (RZ) guideance, and the rest are employees of Telkomsel.
Religious lectures delivered directly by Ustadz Dimas Maryono, he said that “we are bound by the third dimension of time, the past we have passed, today the reality that we must face, and the future that become our hopes and goals will we achieve “.

Usatdz Dimas also gave spirit so that deeds can be improved. The event was ended at 17.45 pm with prayer led by Ustadz Dimas and continued with Telkomsel donations and gift giving to each Dhuafa children. ***

Newsroom/Susilowati
Makassar

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia