Doa Qunut Witir Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

oleh | Mar 4, 2026 | Inspirasi

Shalat Witir sering menjadi penutup ibadah malam, terutama di bulan Ramadhan. Di rakaat terakhir, ada satu doa yang begitu khas dan menyentuh hati, yaitu doa qunut Witir. Bacaan ini bukan sekadar rangkaian kalimat, melainkan permohonan penuh harap kepada Allah SWT.

Mengapa doa ini terasa istimewa? Karena dibaca di momen yang tenang, saat malam mulai hening dan hati lebih mudah tunduk. Nah, di artikel ini, Rumah Zakat akan bahas lengkap bacaan doa qunut Witir beserta waktu, tata cara, hingga hikmah di baliknya. Yuk, simak!

Doa Qunut Witir Lengkap

Berikut adalah bacaan doa qunut Witir yang masyhur dan diriwayatkan dalam hadits, lengkap dengan teks Arab, latin, dan terjemahannya.

Arab

اللَّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيْ وَلَا يُقْضَىْ عَلَيْكَ، إِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Latin

Allahummahdinî fî man hadait, wa ‘âfinî fî man ‘âfait, wa tawallanî fî man tawallait, wa bârik lî fî mâ a’thait, wa qinî syarral mâ qadhait. Fa innaka taqdhî walâ yuqdhâ ‘alaika, innahû lâ yazillu man wâlait, tabârakta rabbanâ wa ta‘âlait.

Terjemahan Bahasa Indonesia

Ya Allah, tunjukilah aku kepada jalan yang telah Engkau tunjukkan, berikanlah aku keselamatan sebagaimana Engkau berikan kepada orang yang telah Engkau selamatkan, jadikanlah aku dalam lindungan-Mu sebagaimana orang yang telah Engkau lindungi, berkahilah apa yang telah Engkau berikan kepadaku, dan lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau Yang memutuskan dan tidak ada yang dapat memutuskan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau.

Doa ini diriwayatkan dari hadits Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan lainnya) dan dinilai hasan shahih oleh para ulama.

Baca Juga: Bacaan Niat Shalat Witir yang Benar Sesuai Sunnah

Kapan Doa Qunut Witir Dibaca?

Agar tidak keliru dalam praktiknya, penting memahami waktu dan hukumnya.

Jadi, doa qunut Witir dibaca setelah rukuk pada rakaat terakhir shalat Witir, baik satu, tiga, lima rakaat, dan seterusnya (ganjil).

Di bulan Ramadhan, terutama pada sepuluh malam terakhir, bacaan ini semakin sering diamalkan karena malam tersebut memiliki keutamaan luar biasa.

Menurut mayoritas ulama, termasuk mazhab Syafi’i yang dominan di Indonesia, qunut Witir hukumnya sunnah muakkad. Artinya sangat dianjurkan, namun bukan wajib. Jika terlewat, tidak perlu qadha dan shalat tetap sah.

Tata Cara Membaca Doa Qunut Witir

Berikut panduan praktis agar pelaksanaannya sesuai tuntunan.

1. Mengangkat Tangan

Saat membaca qunut, tangan diangkat dengan telapak menghadap kiblat sejajar bahu. Posisinya seperti berdoa pada umumnya, jari-jari dirapatkan dan sikap tubuh tetap tenang.

2. Munfarid vs Jamaah

Jika shalat sendiri (munfarid), doa dibaca lirih. Jika berjamaah, imam membacanya dengan suara jelas dan makmum mengaminkan dalam hati atau pelan.

3. Mengusap Wajah

Sebagian ulama membolehkan mengusap wajah setelah doa sebagai bagian dari adab berdoa. Hal ini dipandang sebagai simbol harapan agar doa diterima, meskipun terdapat perbedaan pendapat dalam praktiknya.

Hikmah di Balik Doa Qunut Witir

Di balik susunan kalimatnya, doa ini menyimpan makna mendalam.

1. Permohonan Hidayah

Kalimat pertama langsung memohon petunjuk. Mengapa hidayah didahulukan? Karena tanpa petunjuk, ibadah dan amal bisa kehilangan arah.

Allah SWT berfirman:

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ


“Tunjukilah kami jalan yang lurus.”
(QS. Al-Fatihah: 6)

Permintaan ini selaras dengan inti doa qunut Witir.

2. Perlindungan dari Takdir Buruk

Dalam doa terdapat permohonan perlindungan dari keburukan takdir. Ini bukan berarti menolak ketetapan Allah, melainkan memohon agar dijauhkan dari dampak buruk dan diberikan kekuatan dalam menghadapinya.

3. Keberkahan Rezeki

Ada pula permohonan keberkahan atas apa yang telah diberikan. Berkah berarti cukup, bermanfaat, dan membawa kebaikan dunia-akhirat. Dibaca di waktu malam, saat doa lebih mustajab, harapannya semakin besar.

Baca Juga: Bilal Tarawih: Tugas, Bacaan, hingga Urutannya Saat Shalat

Kesimpulan

Jadi, doa qunut Witir adalah rangkaian permohonan lengkap: hidayah, perlindungan, keberkahan, dan pengakuan akan kebesaran Allah SWT. Dibaca pada rakaat terakhir Witir, doa ini berstatus sunnah muakkad dan memiliki dasar hadits yang kuat.

Dengan memahami bacaan, waktu, serta hikmahnya, shalat Witir terasa lebih hidup dan penuh makna. Semoga setiap doa yang dipanjatkan di penghujung malam juga diiringi dengan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah bersama Rumah Zakat agar kebaikan semakin luas dirasakan.

Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait