DULU SEMPAT DITOLAK, KINI BANK SAMPAH RAMAI DIKUNJUNGI WARGA

RZ LDKO CilegonSAMARINDA. Sosialisasi mengenai pilah sampah dan bank sampah tidak selalu bisa diterima warga. Bahkan, ada sebagian warga yang menolak. Penyebabnya adalah kurangnya kesadaran warga akan dampak yang ditimbulkan sampah, serta kurangnya pengetahuan akan manfaat pengelolaan sampah dengan baik. Meskipun tidak diterima, RZ dan MDI terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Dimulai dari warga yang terlihat peduli dengan persoalan ini.

“Alhamdulillah, setelah melakukan sosialisasi di beberapa daerah, warga RT 15 Kel. Sidodadi merespon baik rencana diadakannya bank sampah ini. Kami pun bisa mendirikan bank sampah di daerah ini,” tutur Ritawati, ICD Fasilitator Sidodadi.

Atas kesepakatan bersama, bank sampah tersebut diberi nama bank sampah Wiraswasta. Bank sampah Wiraswasta diresmikan pada 12 November 2014 oleh Abdul Hafidz, sebagai perwakilan Kepala Kec. Samarinda Ulu. Peresmian dihadiri pula oleh Kepala Kelurahan Sidodadi, Jarmin, Kepala DKP, Norsalim dan tokoh masyarakat lainnya.

“Bank sampah Wiraswasta merupakan bank sampah pertama di Kelurahan Sidodadi. Dan Alhamdulillah respon warga akan hadirnya bank sampah ini sangat tinggi. Sepertinya ini dampak positif dari sosialisasi mengenai pengelolaan sampah, serta cara mendatangkan uang dari pengelolaan bank sampah,” terang Ritawati.

Di tangan warga RT 15, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, sampah yang tadinya hanya menjadi limbah, kini dapat menjadi sumber penghasilan tambahan. Manfaat yang dirasakan para warga menyebabkan tingginya angka penyetor sampah ke Bank Sampah Wiraswasta hingga saat ini.***

Newsroom/Yosef F
Samarinda

Tags :
Konfirmasi Donasi