[:ID]ES BATU BANTU RINGANKAN NYERI[:en]ICE CUBE THERAPY FOR RELIEVING PAIN[:]

[:ID]Rasa nyeri bisa timbul karena berbagai alasan. Namun satu hal yang pasti, rasa nyeri pasti akan menghambat seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari dengan optimal.

Rasa nyeri yang berkelanjutan sebaiknya memang diperiksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Namun sebagian rasa nyeri bisa diringankan dengan es batu.

Terapi meringankan nyeri dengan es batu ini merupakan warisan tradisi dari Cina yang cukup efektif. Selain murah, terapi ini juga sangat mudah untuk dilakukan.

Terapi ini menyasar sebuah titik di tubuh bernama Feng Fu. Feng Fu merupakan cekungan di leher bagian belakang, tepat di bawah titik bertemunya kepala dan leher.

Alat yang dibutuhkan untuk melakukan terapi es batu ini hanya dua, yaitu es batu dan plastik zip lock. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memasukkan es batu ke dalam plastik zip lock. Setelah itu, letakkan bungkusan es batu ke titik Feng Fu selama 20 menit.

Posisi ideal untuk melakukan terapi ini adalah dengan tengkurap. Namun, plastik zip lock berisi es batu juga bisa diikat dengan kain di sekitar leher. Dengan begitu, orang yang sedang menjalani terapi tetap bisa berjalan atau duduk.

Mulanya, kompresan es ini akan terasa sangat dingin saat menyentuh titik Feng Fu. Namun hal ini hanya berlangsung selama 30-40 detik. Setelah itu, suhu kompresan es akan terasa mulai naik.

Untuk hasil terbaik, terapi es batu ini sebaiknya dilakukan sebanyak dua kali sehari. Terapi pertama dilakukan di pagi hari dalam keadaan perut kosong. Sedangkan terapi kedua dilakukan di malam hari sebelum tidur.

Salah satu nyeri yang bisa diringankan dengan terapi es batu adalah sakit kepala. Selain meredakan nyeri, terapi es batu juga diyakini dapat mencegah sakit kepala terjadi berulang-ulang.

Times of India mengungkapkan bahwa terapi asal Cina ini juga dapat mengontrol gejala PMS. Gejala-gejala PMS memang bisa diringankan dengan obat-obatan. Namun terapi es batu dinilai lebih mudah dan murah. Selain itu, titik Feng Fu juga diyakini memiliki hubungan langsung dengan siklus menstruasi perempuan sehingga bisa membantu meringankan gejala PMS.

Terapi es batu ala Cina ini juga dapat membantu pasien dengan masalah tiroid yang sedang menjalani terapi medis. Terapi es batu pada titik Feng Fu dinilai dapat membantu pasien tiroid pulih lebih cepat. Namun perlu diingat, terapi es batu ini hanya berperan sebagai terapi pendukung dan tidak bisa menggantikan terapi medis yang diperlukan pasien dengan masalah tiroid.

Terapi es batu ini juga dapat membantu meringankan rasa tak nyaman dan kembung akibat masalah pada saluran pencernaan. Mengompres titik Feng Fu dengan es batu juga dinilai dapat membantu mengatasi pilek lebih cepat, meringankan nyeri akibat radang sendi hingga menurunkan stres dan memperbaiki suasana hati. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa terapi ala Cina ini juga dapat menurunkan jumlah selulit pada tubuh.

Kegunaan lain dari terapi es batu ini adalah membantu memperbaiki kualitas tidur. Terapi mengompres titik Feng Fu dengan es batu dinilai dapat membuat seseorang tidur lebih nyenyak dan menjauhi kemungkinan mimpi buruk saat tidur, dikutip dari Times of India.

Sumber : republika.co.id[:en]Pain can arise for various reasons. But one thing is certain; the pain will definitely prevent a person to perform daily activities optimally.

Ongoing pain should be checked by a doctor for further treatment. But some of the pain can be lightened with ice cubes.

Therapy relieve pain with ice cubes is a legacy of China tradition is quite effective. In addition to cheap, this therapy is also very easy to do.

This therapy targeted a point in the body called Feng Fu. Feng Fu is a hollow in the back of the neck, just below the point where the head and neck meet.

The tool needed to do ice cube therapy is only two, namely ice cubes and plastic zip lock. The first step that needs to be done is to insert the ice cubes into the plastic zip lock. After that, place the ice cube pack to Feng Fu point for 20 minutes.

The ideal position to perform this therapy is to stomach. However, the zip lock plastic containing ice cubes can also be tied with a cloth around the neck. That way, people who are undergoing therapy can still walk or sit.

At first, this ice will feel very cold when touching Feng Fu point. However this only lasts for 30-40 seconds. After that, the temperature of the ice compress will start to rise.

For best results, this ice cube therapy should be done twice a day. The first therapy performed in the morning on an empty stomach. While the second therapy performed at night before bed.

One of the pains that can be relieved by ice cubes therapy is a headache. In addition to relieve pain, ice cube therapy is also believed to prevent headaches occur repeatedly.

Times of India revealed that this Chinese therapy can also control the symptoms of PMS. The symptoms of PMS can indeed be alleviated with drugs. But ice therapy is considered easier and cheaper. In addition, Feng Fu’s point is also believed to have a direct relationship with the menstrual cycle of women so that it can help alleviate the symptoms of PMS.

This Chinese therapy can also help patients with thyroid problems undergoing medical therapy. Ice cube therapy at Feng Fu point is considered to help thyroid patients recover faster. But keep in mind, this ice cube therapy only acts as a supportive therapy and cannot replace the medical therapy that patients need with thyroid problems.

This ice cream therapy can also help relieve discomfort and bloating due to problems in the digestive tract. Compressing the point Feng Fu with ice cubes is also considered to help overcome the cold faster, relieve pain from arthritis to reduce stress and improve mood. Some studies also show that this Chinese-style therapy can also reduce the number of cellulite in the body.

Another use of this ice cube therapy is to help improve sleep quality. Compresses therapy at Feng Fu point with ice cubes is considered to make someone sleep more soundly and stay away from the possibility of nightmares during sleep, quoted from the Times of India.[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia