HUJAN BUKAN HALANGAN UNTUK BELAJAR DI RUMAH GIAT

RZ LDKO CilegonSURABAYA. (04/03).. Anak-anak yang menjadi member Rumah GIAT Surabaya memiliki aktivitas yang cukup padat. Sepulang sekolah, anak-anak beristirahat sebentar untuk kemudian mengikuti kegiatan di Taman Pendidikan Al Quran (TPA) setempat. Hal ini menjadikan Rumah GIAT Surabaya hasil sinergi RZ bersama Giant Supermarket cukup berbeda dengan beberapa Rumah GIAT yang terdapat di kota lain. Bimbingan belajar hanya dapat diadakan dalam satu sesi mulai ba’da maghrib.

Akhir-akhir ini, di Surabaya seringkali hujan pada sore hingga malam hari. Hujan yang deras disertai angin menjadi halangan bagi anak-anak member Rumah GIAT untuk mengikuti bimbingan belajar. Jika saat maghrib hujan sudah berhenti, anak-anak tetap datang walau sedikit terlambat.

Hari ini, hujan datang sesaat sebelum adzan magrib berkumandang. Hujan deras disertai angin dan sesekali kilatan petir. Dua member Rumah GIAT, Ivan dan Huda yang sudah berada di Rumah GIAT sejak sore untuk mengerjakan tugas, meminta ijin pulang untuk melaksanakan sholat maghrib. Mereka tidak mengenakan celana panjang dan lupa membawa sarung.

“Kak, Kak.” suara Ivan memanggil-manggil dari serambi. Rupanya dia dan teman sekelasnya, Huda kembali ke Rumah GIAT. Walau sudah membawa payung, kaos Ivan dan kemeja Huda tetap basah terkena hujan yang cukup deras. Mereka masih bersemangat belajar untuk persiapan Ujian Tengah Semester esok hari. Selang beberapa menit, Adi datang sambil membawa buku dan kotak pensil. Dia siap belajar untuk ujian IPS.

“Walau hujan tetap kembali ke Rumah GIAT karena ada yang mengajari saat mengerjakan tugas dan bisa belajar soal-soal.” ujar Ivan.***

Newsroom/Yusfin Rahayu
Surabaya

Tags :
Konfirmasi Donasi