KADER BANK SAMPAH BORNEO, TETAP SEMANGAT MESKI BANYAK KENDALA

RZ LDKO CilegonPONTIANAK. (06/04). Perjalanan berdirinya bank sampah Borneo tidaklah mulus. Sebelum bank sampah ini dibangun, Mandiri Daya Insani (MDI) yang merupakan mitra RZ merencanakan pembangunan bank sampah di wilayah Sungai Kakap, Kalimantan Timur yang merupakan daerah binaan RZ.

Tingginya antusias kader bank sampah di wilayah Sungai Kakap pada pembahasan pembangunan bank sampah, menghasilkan kesepakatan untuk mendirikan bank sampah di wilayah ini. Hingga akhirnya, RZ bekerja sama dengan ibu-ibu PKK mempersiapkan seluruh proses pendirian bank sampah ini. Setelah launching, ternyata banyak kendala yang dihadapi.

Dalam proses pendirian bank sampah tersebut, banyak warga yang tidak memberikan respon baik. Warga lebih memilih untuk melakukan pengumpulan sampah sendiri dibanding melakukannya bersama-sama. Pihak RT setempat pun memberikan saran untuk mencari daerah lain.

“Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu dan rintangan-rintangan yang berhasil dilewati, kami mendapat jalan untuk mendirikan bank sampah di wilayah Sungai Kakap. Bank sampah ini bisa menjadi solusi kebersihan di Kel. Banjar Serasan yang kini menjadi wilayah binaan RZ,” tutur Desti Dwi Astuti, ICD Fasilitator Pontianak.

Masyarakat, tokoh masyarakat dan pemerintah desa setempat menyambut positif rencana ini. “Berkat kerja keras bersama masyarakat yang antusias, bank sampah ini dapat segera didirikan. Keberhasilan bank sampah Borneo bukan hanya keberhasilan MDI dan RZ, tapi juga keberhasilan para warga. Semoga bank sampah ini dapat menjadi pemicu berdirinya bank sampah lain di daerah sekitar Kelurahan Banjar Serasan,” ujar Desti.***

Newsroom/Yosef F
Pontianak

Tags :
Konfirmasi Donasi