[:ID]KETIKA RUANG KELAS SD JUARA MENJADI STASIUN KERETA[:en]WHEN A CLASSROOM BECOME A TRAIN STATION[:]

[:ID]

KETIKA RUANG KELAS SD JUARA MENJADI STASIUN KERETAJAKARTA. Siswa kelas 5 SD Juara Cakung, melakukan pembelajaran bahasa Indonesia dengan materi Membaca Memindai Tabel Perjalanan Kereta, Senin, (16/01).

Kegiatan pembelajaran ini terkait dengan pertemuan sebelumnya, yaitu mendengarkan cerita perjalanan Kukuh yang mabuk karena ngantuk saat naik kereta dari desa menuju Jakarta yang kemudian dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan sesuai isi teks yang didengar dan mencatat pokok-pokok teks tersebut.

Di dalam kelas siswa seolah-olah memerankan Kukuh yang akan naik kereta. Mereka lalu mensimulasikan kegiatan di stasiun kereta.

Mula-mula mereka membagi tim, ada tim petugas kereta dan ada tim penumpang kereta. Penumpang kereta tersebut mendapatkan tiket kereta dari petugas loket.

Dengan diiringi suara kedatangan kereta mereka menuju stasiun (ruang kelas). Selanjutnya mereka membaca tabel perjalanan secara saksama yang tertera di papan tulis.

Setelah itu, sang guru meminta siswa berbaris, membuat barisan ikhwan dan akhwat. Barisan siswa tersebut seolah-olah kereta. Sang guru memberikan games kepada peserta didiknya. Ia memberikan kuis, yang dapat menjawab, maju dan lompat ke depan dengan berpegangan pundak tanpa jatuh.

“Berapakah harga tiket kereta Argo Muria jurusan Jakarta-Semarang?” tanya guru.

Semua siswa terlihat berpikir, daaaan siswa laki-laki langsung menunjuk tangan dan dipersilakan menjawab dengan melompat ke depan bersama-sama. “170.000,” jawab siswa.

“Lalu, berapa jam perjalanan Kereta Kamandanu yang berangkat dari pukul 21.00 dan tiba pukul 03.06?”

Siswa laki-laki pun yang terlihat lebih semangat kembali menunjuk tangan, daaan mereka pun melompat, “6 jam 6 menit.”

Newsroom/Arman
Jakarta

[:en]KETIKA RUANG KELAS SD JUARA MENJADI STASIUN KERETAJAKARTA. 5 th grade students of SD Juara Cakung were studying Bahasa subject about Scanning reading of Table of Train Travel, Monday (01/16).

This learning activity associated with previous meetings, such as listening to travel stories of kukuh followed by answering questions according to what their heard about the text and noted the main points of the text.

 

In the classroom students as if play as Kukuh who will ride the train, they then simulate the activity at the train station. Firstly they divided the teams into 2 teams, train officers teams and train passengers team. The train passengers got train tickets from the clerk.

 

To the sound of the train arrival they went to the station (classrooms). Then they read the table trip carefully listed on the board. After that, the teacher asks the students lined up, making rows boy and girl, rows of these students as if the train. The teacher then gave the games to the learners. She gave a quiz, which can answer, forward, and skip forward by holding the shoulder without falling.

 

“How much does tickets of Argo Muria Jakarta-Semarang cost?” Asked the teacher.

 

All the students seemed to think, and the boys immediately raised their hand and welcome answer by jumping forward together. “170,000,” replied the student.

 

“Then, how many hours Kamandanu Trains departing from 21.00 pm and arrives at 3:06?”

Male students were seen more spirit raised hand, and they jump, “6 hours 6 minutes.”

Newsroom/Arman
Jakarta[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia