KISAH SUTEDI SUKSES BERBISNIS BUBUR AYAM

RZ samarindaSAMARINDA. Bermodalkan kejujuran awal Sutedi yang biasa disapa Tedi merintis bisnisnya. Hanya dari belas kasih warga sekitar, karena ia pun merantau ke Kalimantan Timur juga tidak punya punya apa-apa. Pria Kelahiran Bogor, 22 Juni 1973 ini dengan bermodalkan Rp200.000 yang dipinjam dari warga sekitar, ia pun kemudian memberanikan diri membuka usaha bubur ayam.

Berbagai usaha pun pernah dicoba suami Yanti Susanti dengan tanggungan 4 anak ini. Bahkan pekerjaan lain pun pernah dicoba untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena pendapatan usaha bubur ayam masih minim, tapi ia tetap bersemangat menekuni bisnisnya sambil berdoa. Bahkan ia pun dengan tekun mendorong gerobak bubur ayamnya sambil berkeliling. Semua pekerjaannya itu dilakukannya sendiri.

Alhamdulillah bubur ayam saya dengan harga per porsi Rp10.000 itu, kini sudah dikenal masyarakat sekitar. Hanya dalam waktu kurang dari 3 jam bubur ayam sudah habis terjual, kini saya sudah punya tempat untuk berjualan meskipun masih menyewa di Jl. Wahid Hasyim, RT 31, Sempaja Samarinda,” ucap Tedi. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada RZ atas bantuan yang telah diberikan membantu mengembangkan usaha bubur ayamnya.***

Newsroom/RZ Samarinda
Samarinda

Tags :
Konfirmasi Donasi