[:ID]KLINIK SEDEKAH SAMPAH MENJADI SOLUSI PERMASALAHAN LINGKUNGAN DAN KESEHATAN[:en]TRASH CHARITY CLINIC TO BE A SOLUTION OF ENVIRONMENT AND HEALTH PROBLEMS [:]

[:ID]SURAKARTA. Di Desa Berdaya Mojosongo kecamatan Jebres, Surakarta program berbasis lingkungan dan kesehatan yaitu klinik Sedekah Sampah kini sedang digalakan.

“Klinik Sedekah Sampah merupakan sebuah program optimalisasi pengelolaan sampah rumah tangga untuk kemudian ditukar dengan layanan cek kesehatan bagi para lansia,” papar Anto Fasilitator Desa Berdaya Mojosongo bidang kesehatan.

Dengan konsep sedekah sampah ini, para lansia diminta untuk melakukan aktivitas pilah sampah di rumah masing masing yang kemudian disetorkan pada saat posyandu lansia. Bagi lansia yang
masih bugar bisa menyedekahkan sampahnya kepada lansia lain yang sudah tidak dapat beraktivitas dengan leluasa agar mereka bisa mendapatkan layanan kesehatan.

Menurut Anto, program ini selain berperan dalam kelestarian Lingkungan dan kesehatan juga mengasah kepekaan para lansia untuk saling membantu.

“Dengan adanya aktivitas ini kita juga bisa melakukan pemantauan pada lansia. Paling tidak ketika kami menemukan lansia yang gula darahnya tinggi, kami bisa melakukan penanganan pertama. Karena kami hanya melakukan pengecekan, maka kami bekerja sama dengan
puskesmas untuk menangani para lansia lebih lanjut,” kata Anto.

Pengelolaan sampahnya sendiri dilakukan oleh para ibu rumah tangga yang tergabung dalam program Bank Sampah Amanah yang beranggotakan 10 orang ibu rumah tangga. Program ini digagas Anto sejak setahun lalu dalam rangka memberdayakan ibu rumah tangga di wilayah Mojosongo.

Saat ini kegiatan bank sampah tidak hanya berfokus pada pengumpulan dan pemilahan sampah, tapi juga proses daur ulang sampah menjadi barang yang bernilai jual dan dapat menambah penghasilan.

Newsroom/ Lailatul Istikhomah
Surakarta[:en]SURAKARTA. In Berdaya Mojosongo Village, Jebres Subdistrict, Surakarta, environment-based health program, which is a Trash Charity Clinic, is now being promoted.

“The Trash Charity Clinic is a program to optimize household waste management to be exchanged for health check service for the elderly,” said Anto, Facilitator of Mojosongo Empowered village in health sector.

With the concept of trash charity, the elderly are asked to sort garbage in each house which is then deposited at the posyandu elderly. For the elderly who is still healthy asked to give the trash to other elderly who are not able to move freely so that they can get health care.

According to Anto, this program besides playing a role in environmental sustainability and health also honed the sensitivity of the elderly to help each other.

“With this activity we can also do monitoring on the elderly. At least when we find elderly with high blood sugar, we can do the first treatment. Because we only do checks, then we work with local health center to handle the elderly further, “said Anto.

Waste management itself is done by housewives who are members of Amanah Trash Bank which consists of 10 housewives. This program was initiated by Anto since a year ago in order to empower housewives in Mojosongo region.

Currently, trash bank activities not only focus on garbage collection and sorting, but also the process of recycling waste into valuable goods that can increase income.

Newsroom/ Lailatul Istikhomah
Surakarta[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia