KOKOM, KAMU PASTI BISA!

RZ LDKO CilegonJAKARTA. Komariah adalah siswi berwajah manis yang saat ini duduk di bangku kelas 5 SD Juara Jakarta Timur memiliki tekad untuk membahagiakan sang ibu. Kokom, begitu teman sekelas memanggilnya. Anak terakhir dari bapak Nasirin dan Ibu Asmaroh. Ayah Kokom bekerja sebagai buruh, sedangkan diusia senja sang ibu hanya dirumah sebagai ibu rumah tangga.

Diusianya yang ke 40 tahun, sang ibu melahirkan seorang gadis manis yang bernama Komariah. Kokom hidup dalam keadaan yang sederhana. Ketika masuk SD Juara Jakarta Timur, kokom sulit mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kokom sulit memahami pelajaran yang diberikan. Ternyata kokom terindikasi Boder Line. Boder Line adalah kemampuan dibawah rata-rata dalam memahami materi maupun pelajaran yang diterima. Hal ini dikarenakan Kokom kekurangan Nutrisi.

Selama 4 tahun, Kokom selalu berada diperingkat terakhir di kelas. Namun di tahun ini, ada sesuatu yang mendorong kokom untuk mematahkan indikasi tentang dirinya. Kokom menampakkan kemajuaan yang sangat pesat. Dalam bidang matematika, kokom dapat menghafal perkalian dengan cepat dan tepat.

“Perkembangan kokom saat ini mulai membuahkan hasil,” ujar ibu Rahmi selaku Wali Kelas 5. Kemajuan kokom pun ditunjukkan dalam berbagai mata pelajaran. Hari ini kokom dapat membuktikan bahwa sesuatu bisa dicapai dengan usaha dan doa. Gadis yang berjuang untuk menjadi lebih baik.***

Newsroom/Agung Nuraydi
Jakarta

Tags :
Konfirmasi Donasi