[:ID]MAKANAN SEHAT YANG BISA BERUBAH JADI JAHAT[:en]HEALTHY FOOD THAT CAN BECOME EVIL[:]

[:ID]Beberapa jenis makanan disebut menyehatkan karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Namun, makanan sehat bisa berubah menjadi jahat ketika salah mengonsumsinya.

Dilansir melalui boredpanda, Selasa (8/10), beberapa studi terbaru menyebutkan, efek samping dari makanan sehat tersebut dapat menimbulkan depresi hingga kanker dalam waktu cukup panjang. Berikut penjelasannya.

Susu

Susu terkenal dengan manfaatnya yang banyak untu tubuh. Namun, studi terbaru dari British Medical Journal justru mengatakan sebaliknya. Para peneliti menemukan bahwa perempuan yang minum tiga cangkir atau lebih susu setiap harinya bisa memiliki resiko kematian 90 persen lebih tinggi selama periode 20 tahun, dibandingkan perempuan yang mengkonsumsi kurang dari jumlah itu.

Mereka juga memiliki peningkatan risiko patah tulang dan tingkat peradangan dan stres oksidatif yang lebih tinggi. Bahkan, kandungan gula tinggi dalam susu justru bisa mengesampingkan manfaatnya.

Makanan laut (Seafood)

Makanan laut bisa menjadi sumber protein serta asam lemak omega-3 yang baik untuk jantung. Namun, tak jarang makanan laut berasal dari air  yang terkontaminasi dengan sejumlah besar logam berat, terutama merkuri.

Agar tetap aman, pilihlah ikan dari laut terbuka dan hindari membeli ikan impor yang dibudidayakan di peternakan karena biasanya ini kurang diperiksa dan cenderung memiliki residu kimia yang berlebihan. Secara umum, salmon, udang, tuna kaleng dan nila adalah beberapa makanan laut dengan merkuri yang lebih rendah.

Nasi merah

Para peneliti telah menghubungkan beberapa jenis beras dengan peningkatan arsenik pada wanita. Beras menyerap arsenik dari tanahnya, dan beras terutama menumpuk di kulit luar beras merah.

“Paparan arsenik dalam jumlah tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker dan penyakit lainnya,” kata Diane Gilbert-Diamond, seorang peneliti dan profesor di Sekolah Kedokteran Geisel di Dartmouth College di Hanover, Jerman.

Minyak Goreng

Meskipun beberapa varietas menawarkan lemak sehat, sebuah tinjauan yang diterbitkan pada Juni 2014 di Environmental Health menemukan bahwa ini juga memiliki tingkat phthalate yang tinggi, bahan kimia yang dikenal sebagai “pengganggu endokrin” yang berhubungan dengan kanker dan sejumlah masalah kesehatan lainnya.

Karena itu, gunakan minyak rendah lemak seperti kanola dan zaitun. Pilih juga wadah kaca untuk minyak, karena plastik pada akhirnya membawa phthalate.

Minuman Buah

Jangan terpikat oleh vitamin C yang ditawarkan dalam minuman ini. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam PLoS ONE pada April 2014, orang yang minum empat atau lebih cangkir minuman buah per hari memiliki peluang 38 persen lebih besar untuk mengalami depresi selama dekade berikutnya.

Minuman manis juga dapat menyebabkan obesitas, diabetes, dan kesehatan yang buruk secara keseluruhan, serta dapat berkontribusi pada pengembangan depresi.

 

Makanan Pedas

Makanan pedas memang dapat meningkatkan sirkulasi, menurunkan gula darah, dan meningkatkan metabolisme. Namun, terlalu banyak justru dapat menjadi bumerang, seperti menyebabkan sakit perut pada beberapa orang.

Meskipun biasanya tidak berbahaya, rempah-rempah panas merangsang sel-sel otak tertentu yang memicu rasa sakit karena asam lambung meningkat. Catat apakah Anda memiliki masalah perut setelah mengkonsumsi makanan pedas dan bicarakan dengan dokter Anda tentang kemungkinan adanya keterkaitan dengan obat yang juga sedang dikonsumsi.

Teh

Dari mencegah kanker, penyakit jantung hingga demensia, teh tampaknya merupakan minuman ajaib. Tetapi sebuah studi baru-baru ini menunjukkan Anda mungkin ingin menghindari sejumlah merek teh yang memiliki harga cukup terjangkau. Hal itu karena teh ini seringkali memiliki jumlah fluoride tiga kali lipat lebih banyak, yang pada akhirnya menyebabkan masalah gigi dan tulang.

Rumput laut

Rumput laut merupakan sumber yodium yang sangat penting bagi kesehatan tiroid, Namun, pada akhirnya ini dapat mengakibatkan disfungsi tiroid, jika terlalu banyak dikonsumsi.

Menurut Angela M. Leung, profesor di fakultas Kedokteran UCLA David Geffen School of Los Angeles, rumput laut mengandung jumlah yodium yang sangat tinggi, dan karenanya tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Batas yodium yang disarankan adalah 1.100 mcg setiap hari.

Kacang Brazil

Kacang Brazil mengandung sangat tinggi selenium, nutrisi penting yang membantu mengatur hormon dan melindungi tubuh terhadap infeksi. Tetapi, dengan mengkonsumsi hanya setengah lusin dari kacang ini ternyata dapat dapat membuat Anda melebihi batas harian yang direkomendasikan.

Seiring waktu, penumpukan selenium dapat menyebabkan rambut dan kuku rontok, serta ruam kulit. Bahkan, juga dapat membuat penurunan berat badan, kelelahan, dan kerusakan saraf.[:en]

Some types of food are called healthy because they contain nutrients the body needs. However, healthy foods can turn bad when they are consumed wrong.

Reported via boredpanda, Tuesday (8/10), several recent studies say, the side effects of these healthy foods can cause depression to cancer in the long run. The following explains.

Milk

Milk is famous for its many benefits to the body. However, a recent study from the British Medical Journal actually says the opposite. The researchers found that women who drank three or more cups of milk each day could have a 90 percent higher risk of death over a 20-year period, compared with women who consumed less than that amount.

They also have an increased risk of fractures and higher levels of inflammation and oxidative stress. In fact, high sugar content in milk can actually rule out its benefits.

Seafood

Seafood can be a source of protein and omega-3 fatty acids that are good for the heart. However, it is not uncommon for seafood to come from water that is contaminated with large amounts of heavy metals, especially mercury.

To stay safe, choose fish from the open sea and avoid buying imported fish that are cultivated on farms because these are usually poorly checked and tend to have excessive chemical residues. In general, salmon, shrimp, canned tuna and tilapia are some seafood with lower mercury.

Red rice

Researchers have linked several types of rice with increased arsenic in women. Rice absorbs arsenic from the soil, and rice mainly builds up on the outer shells of brown rice.

“High amounts of arsenic exposure have been linked to an increased risk of cancer and other diseases,” said Diane Gilbert-Diamond, a researcher and professor at the Geisel Medical School at Dartmouth College in Hanover, Germany.

Fried Oil

Although some varieties offer healthy fats, a review published in June 2014 in Environmental Health, found that it also has high phthalate levels, a chemical known as an “endocrine disruptor” associated with cancer and a number of other health problems. Therefore, use low-fat oils such as canola and olives, also choose a glass container for oil, because plastic eventually brings phthalate.

Fruit Drink

Do not be attracted by vitamin C offered in this drink, according to a study published in PLoS ONE in April 2014. People who drink four or more cups of fruit drinks per day have a 38 percent greater chance of experiencing depression over the next decade.

Sweet drinks can also cause obesity, diabetes, and overall poor health, and can contribute to the development of depression.

Spicy Foods

Spicy foods can indeed improve circulation, reduce sugar blood, and increase metabolism. However, excessive consumption can backfire, such as causing stomach pain in some people.

Although usually not dangerous, hot spices stimulate certain brain cells that trigger pain due to increased stomach acid. Write down if you have stomach problems after consuming spicy foods and talk to your doctor about possible links to drugs that are also being consumed.

Tea

From preventing cancer, heart disease to dementia, tea seems to be a magical drink. But a recent study shows you might want to avoid a number of tea brands that have quite affordable prices. That is because this tea often has three times the amount of fluoride, which in turn causes tooth and bone problems.

Seaweed

Seaweed is a very important source of iodine for thyroid health, however, this can eventually lead to thyroid dysfunction, if too much is consumed.

According to Angela M. Leung, professor at the UCLA Faculty of Medicine David Geffen School of Los Angeles, seaweed contains very high amounts of iodine, and therefore should not be consumed excessively. The recommended iodine limit is 1,100 mcg daily.

Brazil Nuts

Brazil nuts contain very high selenium, an important nutrient that helps regulate hormones and protect the body against infection. However, consuming only half a dozen of these nuts can actually make you exceed the recommended daily limit.

Over time, a buildup of selenium can cause hair and nail loss, and skin rashes. In fact, it can also make weight loss, fatigue, and damage to the nerve.[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia