MEMBER RZ : DARI JUALAN SOTO HINGGA BISA BELI DUA TRUK

MEMBER RZ DARI JUALAN SOTO HINGGA BISA BELI DUA TRUKSEMARANG. Kesuksesan adalah hak bagi setiap orang, siapapun itu, baik kaya maupun miskin, tua maupun muda, semuanya berhak mendapatkan kesuksesan tentunya sesuai dengan usaha yang telah dilakukannya.

Beberapa waktu yang lalu fasilitator RZ berkunjung ke salah satu member binaan RZ yang telah mandiri di tahun 2013. Beliau adalah Siti Marminah (46), tinggal di kelurahan Tlogomulyo Pedurungan Semarang.

Diawal perjumpaannya dengan RZ kondisi beliau sangat terpuruk, baik secara ekonomi maupun motivasi. Beliau berjualan soto dengan sangat sederhana, di depan rumah dengan meja kecil seadanya. Hasilnya pun seadanya, yang belum tentu bisa memenuhi kebutuhan kelima anaknya.
Semangatnya untuk bangkit pun terasa berat, seperti yang diungkapkan Pak Sulistyanto, suaminya.

Ada beberapa hal yang perlu dibenahi dari hasil pengamatan Fasilitator RZ pada waktu itu. Dan yang terpenting adalah pelurusan akidah dari suaminya yang masih mengikuti pengajian-pengajian dengan lebih menekankan pengajaran hal-hal gaib dan berhubungan dengan jin.

Lambat laun, dengan pendampingan dan pembinaan yang dilakukan RZ, akidah, ibadah dan motivasi semakin membaik. Usaha sotonya pun mendapatkan fasilitas modal dan sarana usaha dari RZ untuk dilakukan pengembangan, seperti pembuatan warung di halaman rumah dan penambahan varian menu yang akhirnya pun menerima pesanan katering. Singkatnya, kondisi ekonomi keluarganya makin membaik.
“Alhamdulillah, saya sudah tidak pernah dipanggil pihak sekolah karena tunggakan SPP sekolah anak,” tutur bu Siti.

Selain itu beliau sudah mengazamkan dirinya untuk berkurban setiap tahun, dan Alhamdulillah sejak tahun 2013 hingga 2015 kemarin beliau istiqomah berkurban. Dengan penghasilan dari usaha sotonya beliau juga sudah memantapkan dirinya untuk menjadi donatur tetap di RZ tiap bulannya.

Dalam perjalanan usahanya, ternyata beliau mendapatkan peluang baik yang lain. Bersama saudaranya merintis usaha ekspedisi barang dan lambat laun usaha soto pun ditinggalkan karena harus memilih salah satu yang diprioritaskan untuk dikembangkan. Sejak itu, kondisi perekonomian keluarganya lebih baik lagi hingga bisa merenovasi rumahnya yg selalu kebanjiran dan hampir roboh. Jumat lalu (26/2), dua (2) truk baru sudah berhasil beliau beli dan sudah terparkir di depan rumahnya untuk menunjang usaha ekspedisinya. “Seperti mimpi mas, meleleh juga air mata saya..”Tuturnya kepada fasilitator.

Demikian sekelumit kisah tentang Ibu Siti Marminah, kendatipun lompatan perbaikan ekonominya tidak berasal dari usaha soto yang difasilitasi RZ, namun beliau mengakui semua berawal dari perjumpaannya dengan RZ. “Saya di RZ banyak belajar hal baru,mengubah mental, cara berpikir, sampai hal teknis cara membuat pembukuan usaha dan juga ilmu agama yang membuat saya dan keluarga jadi terbuka wawasanya,” tambahnya. Walaupun sudah dinyatakan sebagai member binaan yang sudah mandiri, beliau masih rajin ikut pembinaan-pembinaan yang diselenggarakan RZ, dan tidak jarang pula beliau membantu member lain yang sedang mendapat ujian.

Tahun 2015 lalu, beliau dengan perusahaan ekspedisinya di bawah bendera CV. Pratama Karya berhasil membukukan omset hingga Rp. 1,32 M. “Mimpi saya ke depan adalah punya truk kontainer sendiri mas,” sambung pak Sulistyanto, suaminya.***

Newsroom/Hendrik Saputra
Semarang

Tags :
Konfirmasi Donasi