MENGENAL BISNIS CREPES, USAHA UNGGULAN KARYA GINANJARRECOGNIZING GINANJAR, A CREPES BUSINESSMAN

RZ BEKASIBEKASI. Bisnis Crepes, profesi yang ditekuni Ginanjar salah satu warga binaan RZ cabang Bekasi menekuni usahanya merupakan bisnis yang menjanjikan, awal mula bisnis digulirkan berawal setelah ia diberhentikan bekerja sebagai buruh pabrik. Setelah pemberhentian itu kemudian ia pun menekuni usaha berjualan bronis walaupun belum maksimal mendapatkan keuntungannya. Hal itu terjadi karena belum lengkapnya fasilitas berbisnis maupun modalnya. Ia pun kemudian menggantikan usahanya dengan usaha Crepes.

Untuk meningkatkan pemasaran dari produk yang sedang dijalankannya, ia pun bekerja sama dengan kantin sekolah SD, SMP, dan SMK untuk memasarkan produknya, namun usaha itu tidak lama bertahan karena dari pihak sekolahnya tidak mengijinkan untuk jualan seterusnya. Hal ini memacunya untuk giat mencari dan mempromosikan produknya ke masyarakat. “Alhamdulillah semenjak bergabung dan menjadi warga binaan RZ, bisnis Crepes saya baik manajemen dan pengolahannya pun semakin membaik, bahkan omzet usaha saat ini mencapai Rp7.250.000/bulan,” ungkap pria kelahiran Bekasi, 21 Desember 1975.

Ginanjar pun menambahkan, alamat usahanya di Pesona Gading Cibitung RT 05/ RW 015, Wanajaya, Cibitung Bekasi dengan harga Crepes Rp3000 /pcs gr. Untuk memproduksi Crepes dibuat dari bahan: Telur, mentega dan garam secukupnya dimikser sampai ngembang kemudian dimasukan terigu diaduk sampai merata, setelah adonan Crepes selesai masukan adonan krepes kecetakan dan dimasak ***

Newsroom/ICD Pasir Gombong
Bekasi
RZ BEKASIBEKASI. Ginajar was born on December 21st, 1975. He lives in Pesona Gading Cibitung, Wanajaya, Bekasi. He started his crepes business 5 years ago when he was fired as a laborer of a company. At first, he tired to produce brownies cake and sell it around his place. However, he stopped to sell it because he was lack of business capital and facility.

At last, he chose to try producing crepes because he thought that it did not need too much capital. To promote his product, he tried to sell it in several elementary, secondary, and high school’s cafeteria located around his place.

His efforts were constrained when the schools management revoked his business license in cafeteria. Considering his potential and efforts, RZ sent a Micro Business Officer to him named Ully. She is assigned to mentor and train Ginanjar on business development and marketing technique.

Alhamdulillah, my business management and marketing is getting better and better after joining RZ entrepreneurship program. Now I can earn more than 7 million per month as turnover,” Ginanjar said. ***

Newsroom/ICD Pasir Gombong

Bekasi
RZ BEKASI

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia