MENJADI MUSLIMAH INTELEK

Menuntut ilmu adalah aktivitas terpenting dalam pembinaan diri seorang muslimah. Dan ayat yang pertama turunpun mensiratkan akan hal tersebut ‘Iqro’ yang artinya bacalah. Dalam islam tidak ada dikotomi antara ilmu agama dan dunia ,karenanya alquran sebagai referensi utama pedoman hidup mengandung kedua ilmu tersebut.
Islam sangat menganjurkan muslimah untuk menguasai berbagai ilmu. Sejarah mencatat ummul mu’minin Aisyah r.a, adalah muslimah yang cerdas dengan kedalaman ilmu dan intelektualitasnya, beliau sering menjadi tempat bertanya para shohabat tentang berbagai hal; beliau pun biasa memberi fatwa, mengajar dan meriwatkan hadist pada kaum lelaki.
Seorang muslimah haruslah memiliki kafaah hidup dan keilmuan yang cukup. Maka sangat disayangkan adanya pendapat bahwa wanita tidak perlu sekolah tinggi karena ujung-ujungnya adalah dapur,anak dan suami alias ibu rumah tangga. Bukankah untuk urusan tersebut juga butuh ilmu? Tidakkah aktivitas mulia sebagai ibu rumah tangga tersebut harus pula didukung dengan kafaah keilmuan yang memadai.
Ilmu dan pendidikan yang kita jalani hingga gelar yang dimiliki seorang muslimah tidak akan pernah sia-sia karena itu akan menjadi bekal sangat berharga dalam menciptakan generasi rabbani nantinya. Kalau ada seorang pemimpin yang sukses maka lihatlah siapa wanita dibelakangnya. Begitu pula jangan sampai terjadi seorang suami lebih suka diskusi dengan rekan kerja wanita di kantornya, hanya karena istrinya tidak nyambung bila diajak diskusi.
Menjadi muslimah yang berwawasan dan punya intelektualitas tidak harus didapat dari bangku pendidikan formal. Membaca,diskusi, menulis, menghadiri majelis-majelis ilmu adalah beberapa cara untuk mengembangkan potensi keilmuan muslimah. Jangan sungkan bertanya untuk masalah ilmu dan belajarlah apa saja selama itu bermanfaat. Ada beberapa rambu-rambu untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat :
1. Berdoalah mohon diberi ilmu yang bermanfaat “Dan katakanlah ‘Wahai rabbku tambahkanlah padaku ilmu’” (QS Thaha : 114)
2. Bersungguh-sungguh dan berkeinginan keras mencari ilmu dan mengharap ridho Allah SWT.
3. Menjauhi maksiyat dan bertaqwa pada Allah SWT
4. Tidak sombong dan tidak malas dalam menuntut ilmu
5. Ikhlas karena Allah semata
6. Mengamalkan ilmu (unsur penting )
7. Kontinuitas (terus- menerus)
Kita sama-sama berjuang menjadi dan membentuk aisyah-aisyah yang lain dan menjadikan muslimah dengan ilmunya sebagai salah satu unjung tombak tegaknya islam. ****

Nailah Sa
Habluminannas36
30/9/03
12:57 pm

Tags :
Konfirmasi Donasi