NIKMATNYA BERBUKA DENGAN BUBUR JODO 3 IN 1

RZ_Bang MunirSOLO. Segar, itulah kesan pertama saat bertemu Bubur Jodo 3 in 1 yang biasa buka di pagi hari di barat Pasar Nusukan Solo. Warna grobak yang orange, dari kejauhan seakan menarik mata untuk mengunjungi dan mencicipi bubur dengan tagline: Sarapan Sehat, Kerja Semangat. Sunarno atau yang lebih dikenal dengan nama Munir adalah pemilik usaha Bubur Jodi 3 in 1. Ia masih lajang, sementara ini tinggal di rumah orang yang sedang direnovasi.

Dinamakan Bubur Jodo 3 in 1 karena memadukan (menjodohkan) bubur candil, sumsum dan mutiara. Usaha ini dirintis sejak 23 Mei 2013, setelah sebelumnya bekerja di bakso. Awal usahanya ini juga sempat rangkap usaha dengan berjualan kue gandos (pancong) di sore hari tapi ternyata kurang laku sehingga fokus di bubur.

Tiap pagi jam 2, sudah mulai bangun untuk memasak bubur serta memarut kelapa. Waktu untuk memarut kelapa cukup lama karena manual dan memasak juga lama karena keterbatasan peralatan. Akhirnya pada bulan Juni kemarin, ia mendapat bantuan dari Rumah Zakat berupa tambahan modal dan sarana usaha berupa alat parut listrik, kompor dan panci. “Alhamduillah, dengan bantuan dari Rumah Zakat ini saya rasakan sekali manfaatnya.

Memarut kelapa jadi lebih cepat dan memasak bubur juga jadi singkat. Kedepan saya punya impian punya tempat jualan yang menetap sekalian untuk pengembangan menu Bubur Jodo agar lebih variatif,” tutur Sunarno. Ramadhan kali ini, usaha dibukanya di sore hari selepas azhar. Bukan tanpa perjuangan karena untuk ke lokasi jualan harus mendorong gerobak sejauh 1 km. Ramadhan ini rata-rata laku 40 cup gelas, untuk awal Ramadhan 30 cup. Harga 1 porsi Rp 2.500, sudah bisa merasakan seporsi Bubur Jodo.*** Newsroom/ Muchammad Afifudin Z Solo

Tags :
Konfirmasi Donasi