Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Masjid lebih hidup, suara ayat suci menggema, dan hati terasa lebih mudah tersentuh. Di antara momen paling dinanti adalah shalat Tarawih, ibadah malam yang hanya hadir setahun sekali.
Lalu muncul pertanyaan yang sering terdengar: seberapa besar pahala Tarawih sebenarnya? Nah, di artikel ini Rumah Zakat akan membahasnya lebih lanjut. Yuk, simak terus!
Ampunan Atas Dosa Masa Lalu
Shalat Tarawih termasuk dalam qiyam Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa menghidupkan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim)
Artinya jelas. Tarawih yang dilakukan dengan iman dan niat tulus menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil di masa lalu. Sebuah kesempatan membersihkan diri yang luar biasa.
Pahala Shalat Semalam
Ramadhan adalah bulan pelipatgandaan pahala. Dalam hadits riwayat Imam Tirmidzi dijelaskan bahwa amal sunnah di bulan ini bernilai seperti amal wajib di bulan lain, dan amal wajib dilipatgandakan hingga tujuh puluh kali lipat.
Tarawih termasuk amal sunnah. Setiap rakaatnya bernilai besar. Rasulullah SAW biasa melaksanakan sebelas rakaat termasuk witir, sementara di masa Umar bin Khattab, kaum muslimin melaksanakan dua puluh rakaat berjamaah.
Intinya bukan pada jumlah semata, tetapi kekhusyukan dan konsistensi.
Baca Juga: Apa Itu Sholat Sunnah Sebelum Tarawih? Ini Niat dan Dalilnya Menurut Islam
Menggapai Keberkahan Lailatul Qadar
Sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi fase paling istimewa. Di dalamnya ada Lailatul Qadar. Allah berfirman dalam Al-Qur’an, Surah Al-Qadr ayat 3:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.”
Seribu bulan setara lebih dari 83 tahun. Tarawih di malam tersebut bisa bernilai seperti ibadah puluhan tahun. Karena itu, menghidupkan malam-malam akhir menjadi strategi meraih pahala maksimal.
Manfaat Shalat Tarawih bagi Kesehatan Spiritual dan Fisik
Tarawih menenangkan jiwa. Lantunan ayat suci membantu meredakan stres dan menghadirkan rasa damai.
Secara fisik, gerakan rukuk dan sujud melancarkan peredaran darah serta menjaga fleksibilitas tubuh. Aktivitas ringan yang konsisten ini juga membantu kualitas tidur.
Ibadah dan kesehatan berjalan beriringan.
Baca Juga: Doa Setelah Shalat Tarawih Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Tips Menjaga Konsistensi Tarawih hingga Akhir Ramadhan
Semangat awal Ramadhan biasanya tinggi. Tantangannya ada di pertengahan hingga akhir. Beberapa langkah sederhana dapat membantu:
- Niatkan ibadah karena Allah.
- Tentukan target rakaat yang realistis.
- Jaga pola istirahat dan asupan sahur.
- Pilih masjid terdekat agar lebih mudah istiqamah.
- Ingat kembali janji ampunan dan pahala besar sebagai motivasi.
Konsistensi lebih utama daripada semangat sesaat.
Kesimpulan
Jadi, shalat Tarawih membawa janji ampunan, pahala berlipat, peluang meraih Lailatul Qadar, serta manfaat bagi jiwa dan raga. Ibadah ini adalah investasi akhirat yang hanya datang setahun sekali.
Agar Ramadhan semakin bermakna, lengkapi Tarawih dengan menyalurkan zakat, sedekah, atau infak melalui Rumah Zakat, sehingga pahala ibadah malam berpadu dengan kebaikan yang dirasakan banyak orang.

