PAKET SUPERQURBAN BERIKAN SENYUMAN UNTUK NENEK UKA

(Foto: Rumah Zakat)

TASIKMALAYA, RUMAH ZAKAT – Semenjak diberlakukannya PSBB oleh pemerintah, masyarakat yang bekerja di luar kota terpaksa harus kembali ke kampung halamannya. Salah satunya yang menimpa warga yang berasal dari Kampung Cayur Kecamatan Cikatomas, Tasikmalaya. Sebagian besar dari mereka berprofesi sebagai buruh dan pedagang keliling.

Saat PSBB diberlakukan, dengan terpaksa mereka harus pulang kampung meski mengalami kesulitan ekonomi untuk menafkahi anak istri. Bahkan, warga terpaksa memanfaatkan olahan yang ada di kebun atau hutan untuk dijadikan sebagai makanan.

Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama Relawan Rumah Zakat menyalurkan 100 paket siaga pangan kornet sapi. Kornet tersebut diberikan kepada 100 penerima manfaat yang ada di kampung cayur, Senin (25/5).

Salah satu penerima paket kornet adalah nenek Uka yang berusia 80 tahun. Saat ini ia hidup sendiri di rumah kecil berukuran kurang lebih 2×3 meter, rumah yang mungkin jauh dari kata layak untuk ditempati.

Meski sudah sangat tua, nenek Uka tidak pantang menyerah terhadap kondisi nya. Ia masih kuat turun ke ladang untuk menanam padi bahkan menggendong kayu bakar untuk keperluan memasak sehari-hari.

“Masih kiat gacong ka sawah buburuh da mun teu kitu mah kenging artos timana (masih kuat kerja di ladang orang demi mendapat upah, ya kalau tidak seperti itu mau dapat uang dari mana),” ungkapnya.

Nenek Uka tentu saja sangat senang mendapat daging superqurban yang diberikan oleh Rumah Zakat.

“Terimakasih Rumah zakat. Alhamdulillah se engga nya di lebaran idul fitri ini masih bisa memakan daging,” ucap nenek Uka.

Newsroom

Alam/Amri Rusdiana

Tags :
Konfirmasi Donasi