[:ID]PELATIHAN MENJAHIT UNTUK REMAJA DESA BERDAYA KEDUNGUMPUL[:en]TAILOR TRAINING FOR TEENAGER IN KEDUNGUMPUL EMPOWERED VILLAGE [:]

[:ID]TEMANGGUNG. Rumah Zakat melalui Fasilitator Desa Berdaya Kedungumpul mengadakan pelatihan menjahit untuk remaja gratis tanpa dipungut biaya. Pelatihan ini bertujuan untuk membina kreatifitas remaja agar dapat memunculkan inovasi dari diri mereka.

Pada kesempatan perdana Jumat lalu (25/01) tujuh peserta yang datang mendapatkan materi pengenalan alat yang disampaikan oleh Aan Wahyu Utami. Pelatihan menjahit yang diadakan di Sanggar Belajar Sregep Sinau ini sebelumnya hanya diperuntukkan bagi ibu-ibu penjahit binaan Rumah Zakat di Desa Kedungumpul.

Mereka secara khusus dilatih untuk memproduksi jilbab. Kepesertaan sengaja kemudian diperluas agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar. Kedepan program pelatihan menjahit akan lebih dikuatkan dengan menggandeng Karangtaruna Desa Kedungumpul.

Andira, salah satu peserta pelatihan menjahit merasa senang atas pelatihan ini.¬†“Saya senang bisa ikut pelatihan ini. saya berharap bisa membentuk komunitas remaja di Desa yang konsen pada kreatifitas,” ujarnya.

Newsroom
Queensha / Lailatul Istikhomah[:en]TEMANGGUNG. Rumah Zakat through the Kedungumpul Empowered Village Facilitator holds free tailor  training for teenagers. This training aims to foster youth creativity in order to bring out innovations from themselves.

On the first occasion last Friday (25/01), seven participants get the introduction to the material presented by Aan Wahyu Utami. The tailor training held at the Sregep Sinau Learning Studio was previously only intended for tailoring mothers assisted by Rumah Zakat in Kedungumpul Village.

They are specifically trained to produce headscarves. Participation intentionally later expanded so as to provide greater benefits. In the future, the sewing training program will be further strengthened by cooperating with Karangtaruna (Youth Group), Kedungumpul Village.

Andira, one of the training training participants was pleased with this training. “I am happy to be able to participate in this training. I hope to be able to form a community of teenagers in the Village who are concerned about creativity,” she said

Newsroom

Queensha / Lailatul Istikhomah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia