PERKUSI GESANG MAJUKAN SENI DENGAN BARANG BEKAS

RZ LDKO CilegonSOLO. Keterbatasan bukanlah halangan untuk mengaktualisasikan diri lewat seni musik. Barang-barang bekas pun bisa digunakan untuk bermain musik. Perkusi Gesang (Generasi Sangkrah) binaan relawan inspirasi adalah salah satu contohnya. Tim perkusi ini diinisiasi oleh Relawan Inspirasi dengan melihat potensi banyaknya remaja usia sekolah yang sore hari masih luang, minat mengembangkan seni musik dan adanya dukungan dari pihak RW Sangkrah yang tergolong pemukiman padat.

Latihan perdana diadakan pada 4 Februari 2015 dengan pelatih dari personel tim nasyid Solo. Antusiasme 15 anak cukup tinggi, terbukti saat hujan sore hari mereka mau datang untuk latihan di rumah warga yang luas. Warga pun senang dengan adanya kegiatan ini karena bisa menjadi hiburan di sore hari. Belum genap satu bulan latihan, mereka sudah berani tampil di Gebyar Anak Juara (22/02) dan di Car Free Day (01/03) kemarin dengan menggunakan alat musik barang bekas berupa galon dan ember cat. Meski dengan barang bekas, paduan musik Gesang tetap berkualitas.

“Alhamdulillah anak-anak antusias berlatih dan mulai berani tampil. Mereka kami ikutkan juga dalam kegiatan pembinaan remaja Sangkrah. Dalam penampilan perkusi kami tampilkan lagu-lagu yang bermakna seperti lagu Lir-ilir. Rencana bulan Maret ini akan ada penampilan di Kelurahan Sangkrah,” tutup Devi selaku relawan inspirasi desa Sangkrah.***

Newsroom/Relawan Inspirasi
Solo

Tags :
Konfirmasi Donasi