[:ID]PLT WALIKOTA TEGAL BERIKAN MOTIVASI KEPADA ANAK YATIM BINAAN RUMAH ZAKAT[:en]PLT MAYOR OF TEGAL GIVE MOTIVATION TO ORPHANS BUILT OF RUMAH ZAKAT[:]

[:ID]TEGAL. Plt Walikota Tegal Bapak Haji Nur Sholeh sambut kunjungan dari anak yatim dan fasilitator desa berdaya Rumah Zakat di Tegal.

Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahim dengan pemerintah setempat bersama anak yatim dan pengenalan program-program pemberdayaan binaan Rumah Zakat.

Dalam pertemuan tersebut, beliau memberikan ilmu dan pengalaman kepada anak-anak. “Saya adalah anak petani dan pedagang di pasar, semuanya 9 bersaudara. Dari keterbatasan keluarga, berkat doa, cita-cita dan kerja keras dari ke 9 saudara sudah bisa menamatkan S2 dan 7 orang sudah menunaikan ibadah haji,” katanya.

Saat bercerita di masa kecilnya, Bapak Nur Sholeh sempat pergi ke sekolah tidak menggunakan sepatu. “Jika bersekolah tidak bersepatu, sehingga jika hujan dan tanah berlumpur kaki harus dibersihkan sebelum masuk kelas,” ungkapnya kepada anak-anak yatim binaan Rumah Zakat.

Setelah dewasa beliau bekerja di buruh bangunan, lalu aktif di organisasi menjadi dewan dan sekarang sebagai Plt Walikota Tegal. “ Peganglah 2 hal yaitu sabar dan syukur. Sabar dalam ujian, syukur dalam kemudahan. Ini ciri seorang muslim,” pesan khusus Plt Walikota kepada rombongan Rumah Zakat tersebut. Senin (08/01/2018)

Di akhir pertemuan, bingkisan diberikan kepada anak-anak yatim binaan Rumah Zakat yang berkunjung ke kantor Walikota tegal. “Di tengah kesibukan Pak Walikota yang padat, beliau berkenan menerima kunjungan kami, semoga kisah perjalanan menjalani karir dan kehidupan dapat menjadikan inspirasi yang besar bagi anak – anak yatim binaan Rumah Zakat,” ungkap Ahmadin fasilitator Rumah Zakat.

 

Newsroom/ Yadi Mulyadi
Tegal[:en]TEGAL. Plt Mayor of Tegal Mr. Haji Nur Sholeh welcomes visits from orphans and village facilitators in power of Rumah Zakat in Tegal.

The visit as a friendship with the local government with orphans and the introduction of empowerment programs built Rumah Zakat.

In the meeting, he gave knowledge and experience to the children. “I am a child of farmers and traders in the market, all 9 siblings. From the limitations of families, thanks to prayers, ideals and hard work of the 9 brothers have been able to finish S2 and 7 people have done the pilgrimage, “he said.

When telling stories in his childhood, Mr. Nur Sholeh had time to go to school not using shoes. “If the school is not shod, so if the rain and muddy soil feet should be cleaned before entering the class,” he told the orphans built Zakat House.

After his adulthood he worked in construction workers, then active in the organization to become a council and now as Plt Mayor of Tegal. “Hold on to two things: patience and gratitude. Be patient in the test, thank goodness in ease. This characteristic of a Muslim, “a special message Plt Mayor to the entourage Rumah Zakat tersebut.Senin (08/01/2018)

At the end of the meeting, the parcels were given to the orphaned children of Rumah Zakat who visited the Mayor’s office. “In the midst of the busy Mr. Mayor, he is pleased to receive our visit, hopefully the story of the journey of life and career can make a great inspiration for orphans built Zakat House,” said Ahmadin the facilitator Rumah Zakat.

 

Newsroom / Yadi Mulyadi
Tegal

 [:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia