RUMAH LENTERA EDISI FEBRUARI 2013

RZ RL FebIbrahim bin Adham, seorang Gubernur di Balkh yang masuk wilayah Kerajaan Khurasan. Dikisahkan suatu hari seorang prajurit yang baru pulang dari medan peperangan bertemu dengannya di pinggir kota. Lalu sang prajurit bertanya dimanakah letak perkampungan. Ibrahim bin Adham pun menunjuk ke arah pemakaman. Tetapi tanpa basa basi tiba-tiba prajurit tersebut langsung menampar Ibrahim bin Adham hingga berdarah. Ternyata prajurit tersebut menyangka tengah dipermainkan oleh Ibrahim bin Adham. Lalu seseorang lain yang tengah membersamai mereka berkata kepada sang prajurit, “Mengapa kau tiba-tiba menamparnya? Apakah kau tidak tahu, jika beliau adalah Gubernur Ibrahim bin Adham?” Prajurit tersebut sangat terkejut dan serta merta meminta maaf seraya terbata-bata. Akan tetapi Ibrahim bin Adham menjawab, “Ketika engkau menampar, aku mohonkan kepada Allah agar engkau mendapatkan surga.

Tags :
Konfirmasi Donasi