[:ID]RUMAH ZAKAT BERSAMA PEMPROV JABAR SALURKAN BANTUAN KORBAN GEMPA CIAMIS[:en]RUMAH ZAKAT AND WEST JAVA PROVINCE GOVERNMENT DISTRIBUTES EARTHQUAKE HELP IN CIAMIS[:]

[:ID]CIAMIS. (20/12). Bertempat di Masjid Al Hidayah Kec. Pamarican, Kab. Ciamis, Rumah Zakat bersama Pemprov melakukan kunjungan korban gempa dan menyerahkan secara simbolis bantuan terpal serta bantuan kebutuhan pokok yang diterima oleh Bupati Ciamis yakni Iing Syam Arifin.

Perlu diketahui bahwa di Kecamatan Pamarican merupakan daerah yang paling parah terkena dampak gempa tersebut. Saat ini para korban yang merupakan warga Dusun Ciparakan masih bertahan diposko pengungsian setidaknya ada 280 jiwa.

Penyerahan bantuan secara simbolik diserahkan oleh Murni Alit Baginda sebagai Direktur Program Rumah Zakat kepada Bupati Ciamis. Dalam penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh Gubernur Jawa Barat yakni Ahmad Heryawan.

Selain penyerahan bantuan diatas, tim kemanusiaan Rumah Zakat juga melakukan aksi siaga bencana membersihkan puing – puing sisa gempa di Tasikmalaya, Ciamis dan Pangandaran sejak awal terjadinya gempa. Dari 14 Desa yang ada di Kecamatan Pamarican total ada 1810 rumah yang rusak sedang dan ringan. Namun kerusakan parah terjadi di Desa Sukahurip ada 456 rumah yang rusak parah.

“Dari awal, Rumah Zakat telah terlibat untuk mengirimkan bantuan dan personil relawan menuju wilayah yang terkena dampak bencana di Pangandaran, Ciamis dan Perusahaan. Dampak gempa yang terjadi lebih kecil dari kondisi gempa pada tahun 2009, sehingga sebagian warga yang tidak mengalami rumah rusak berat dapat kembali ke rumahnya. Tugas selanjutnya ada di fase recovery, pemerintah dan seluruh stakeholder berkolaborasi untuk bantu menyelesaikan. Dan Rumah Zakat siap terlibat didalamnya bersinergi mengambil peran pada fase recovery ini,” tutur Murni Alit Baginda CPO Rumah Zakat.

Dalam kunjungan ini pula, Rumah Zakat dan Pemprov turut meninjau titik lokasi kerusakan gempa di Pangandaran, Ciamis serta Tasikmalaya. Saat kunjungan Pemprov kelokasi pengungsian di Masjid Al Hidayah Dusun Pamarican Kabupaten Ciamis, mengajak seluruh Lembaga Kemanusiaan termasuk Rumah Zakat, BUMD dan perusahaan swasta lainnya ikut membantu proses rekontruksi pasca gempa Tasik.

Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat pun berkesempatan menyapa para pengungsi di masjid Al Hidayah. “Kita manusia orang beriman merasa satu tubuh bersama saudara-saudaranya yang lain. Jika satu bagian tubuh sakit, semua tubuh rasa sakit,” ujarnya.

Aher juga mengaku khawatir ketika gempa pada Jumat (15/12) malam terjadi. Saat itu, ia masih mengingat gempat besar yang terjadi tahun2009.

“Saya sempat sakit luar biasa, mengapa? Karena Saya masih ingat peristiwa 2009. Saat itu, Saya ada di ruangan, di rumah dinas, mau berangkat ke Cianjur, malam mingg waktu itu. Ketika kemarin, malam Sabtu Saya ada di ruangan ketika gempa. Ketika baca berita online, kekuatannya 6,9 Skala Ritcher sama persis dengan 2009,” ujarnya. “Terima kasih kepada Rumah Zakat atas Kontirbusinya selama ini,’ tutupnya.

Sementara itu Rumah Zakat dalam program rekontruksi ini berkomitmen untuk ikut memperbaiki masjid, sekolah dan fasilitas umum lainnya yg rusak karena gempa. Sebanyak 100 pengungsi yang mengungsi di Masjid AL Hidayah.

 

Newsroom/ Andri Murdianto

Ciamis[:en]CIAMIS. (20/12). Located at Masjid Al Hidayah Pamarican districts, Ciamis, Rumah Zakat with the Provincial Government to visit the earthquake victims and symbolically handed the tarpaulin and basic needs received by the Regent of Ciamis, Iing Syam Arifin.

The District Pamarican is the most affected areas of the earthquake. Currently the victims residents Ciparakan Hamlet still survive in the evacuation shelter at least there are 280 person.

Submission of symbolic assistance handed over by Murni Alit Baginda as Program Director of Rumah Zakat to Regent of Ciamis. In the handover of the aid was witnessed by West Java Governor, Ahmad Heryawan.

The humanitarian team Rumah Zakat also perform disaster preparedness action to clean up the rest of the earthquake in Tasikmalaya, Ciamis and Pangandaran since the beginning. Of the 14 villages in Pamarican District there were 1.810 houses that were moderately damaged and light. However, severe damage occurred in the village of Sukahurip there are 456 houses were badly damaged.

“From the beginning, Rumah Zakat has been involved to send aid and volunteer personnel to the affected areas in Pangandaran, Ciamis and the Company. The impact of the earthquake that occurred smaller than the condition of the earthquake in 2009, so that some residents who did not experience a heavily damaged house can return to his home. The next task is in the recovery phase, the government and all stakeholders collaborate to help resolve. And Rumah Zakat is ready to be involved in it in synergy to take part in this recovery phase, “said Pure Alit Souvenir CPO Rumah Zakat.

In this visit, Rumah Zakat and Provincial Government also reviewed the point location of earthquake damage in Pangandaran, Ciamis and Tasikmalaya. When the visit of the Provincial Government to spend the evacuation at Masjid Al Hidayah Dusun Pamarican, Ciamis District, invites all Institutions of Humanity including Rumah Zakat, BUMD and other private companies helped the reconstruction process after the earthquake Tasik.

Ahmad Heryawan, Governor of West Java also had the opportunity to greet the refugees in Al Hidayah mosque. “We human believers feel one body with their other brothers. If one part of the body is sick, all body pain, “he said.

Aher also admitted worried when the earthquake on Friday (15/12) night happened. At that time, he still remembers the big gap that occurred in 2009.

“I got very ill, why? Because I still remember the events of 2009. At that time, I was in the room, at the home office, want to go to Cianjur, that night tonight. When yesterday, Saturday night I was in the room when the earthquake. When reading the news online, the strength is 6.9 Ritcher Scale exactly the same as 2009, “he said.
“Thanks to Zakat House for its contemplation all this time,” he concluded.

Meanwhile, Rumah Zakat in this reconstruction program is committed to participate in repairing mosques, schools and other public facilities damaged by the earthquake. 100 refugees are displaced in the mosque of AL Hidayah.

 

Newsroom/ Andri Murdianto
Ciamis[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia