BANTUAN MAKANAN UNTUK BALITA DI BUNKER-BUNKER GHOUTA TIMUR, SURIAH

GHOUTA. Pertempuran di Ghouta Timur, Suriah kembali terjadi pada Ahad dini hari (11/03). Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) menyebutkan pertempuran yang telah memasuki hari ke-21 itu telah menelan 1.099 korban jiwa. Dari 1.099 korban tewas tersebut termasuk di antaranya 227 anak dan balita, serta 154 perempuan. Sedangkan korban terluka, sedikitnya 4.378 orang.

Kini kondisi di Ghouta Timur semakin parah bagi warga sipil. Rumah sebagai tempat berlindung sudah hancur, sehingga mereka terpaksa tinggal di bunker-bunker darurat dengan kondisi yang memprihatinkan. Karena kondisi yang berbahaya, warga yang mengungsi pun mengalami kekurangan pangan, apalagi akses bantuan yang masuk dibatasi oleh otoritas setempat.

“Yang paling mengkhawatirkan adalah diantara warga yang mengungsi di bunker-bunker itu terdapat puluhan ribu balita yang juga mengalami kekurangan asupan gizi,” ujar Andri Murdianto, Crisis Center Rumah Zakat. “Oleh sebab itu, hari Senin kemarin (12/03), kami mendistribusikan bantuan makanan bernutrisi untuk balita yang mengungsi di bunker, setelah sebelumnya kami mendistribusikan bantuan pangan serta roti untuk warga Ghouta Timur,” jelas Andri.

Newsroom
Ria Arianti/ Lailatul Istikhomah

Tags :
Konfirmasi Donasi