Cilegon, 2 Mei 2026 — Edukasi wirausaha UMKM kembali digelar oleh Rumah Zakat sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Saung Usaha Situ, Desa Binaan Rawa Arum, dan diikuti oleh 15 pelaku usaha binaan.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha peserta. Oleh karena itu, para pelaku UMKM diharapkan mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh Humaedi selaku Program Leader Rumah Zakat. Ia membahas perjalanan mustahik menuju munfik dan muzakki.
Selain itu, peserta diajak untuk memiliki visi jangka panjang dalam mengembangkan usaha. Dengan demikian, mereka dapat keluar dari garis kemiskinan melalui usaha yang konsisten.
Sesi berikutnya disampaikan oleh Zaenudin sebagai Program Implementator. Materi yang dibawakan berfokus pada pentingnya branding usaha bagi pelaku UMKM.
Peserta belajar bagaimana meningkatkan nilai jual produk melalui identitas usaha. Mulai dari kemasan, logo, hingga strategi pemasaran sederhana namun efektif menjadi poin penting dalam sesi ini.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman usaha masing-masing.
Salah satu peserta, Yuliani, menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan ini. Ia mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang bermanfaat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami cara mengembangkan usaha dan memiliki tujuan ke depan agar lebih mandiri,” ujarnya.
Melalui kegiatan edukasi wirausaha UMKM ini, Rumah Zakat berharap para pelaku usaha dapat terus berkembang. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu membangun mental kemandirian bagi para peserta.
Dengan pendampingan yang berkelanjutan, UMKM binaan diharapkan mampu tumbuh lebih kuat dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.
Newsroom
Muhammad Rizal Rahman


