RUMAH ZAKAT SERAHKAN 10 RUMAH TAPAK UNTUK KORBAN BANJIR BANDANG GARUT

GARUT. Salah satu penerima rumah tapak, Dede (43), warga Kelurahan Pakuwon Kec. Pakuwon Kab.Garut menangis terharu saat mendapatkan kunci rumah yang langsung diberikan Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman didampingi Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni Alit Baginda. “Alhamdulillah, bersyukur bisa dapat
rumah,” tuturnya yang kemudian melakukan sujud syukur.

Banjir bandang yang menimpa wilayah Bayongbong, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Kabupaten Garut pada September 2016 lalu mengakibatkan ratusan warga kehilangan tempat tinggalnya. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, bencana alam yang menerjang Kecamatan Garut tersebut merupakan banjir bandang terbesar dan terparah dalam catatan BPDB.

Berkaitan dengan hal tersebut, Rumah Zakat menginisiasi program pembangunan rumah tapak sebagai bentuk kepedulian bagi korban yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Garut. Rumah Zakat menyerahkan 10 unit rumah tapak bagi korban banjir bandang kepada Pemerintah Kabupaten Garut, Sabtu, (9/2). Lokasi serah terima tersebut tepatnya berada di Kelurahan Lengkong Jaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Menurut Murni, lokasi pembangunan rumah tapak tersebut dipilih karena lokasi rumah warga yang terdampak banjir sebelumnya tidak bisa ditinggali lagi, sehingga harus direlokasi ke tempat lain yang lebih aman dan kondusif. Sedangkan untuk proses pembangunan rumah tapak tersebut memerlukan waktu delapan bulan, mulai dari Maret hingga November 2017.

Rumah tapak dengan tipe 36 ini terdapat dua kamar tidur, satu ruang tamu yang merangkap dengan dapur, dan satu kamar mandi. “Rumah tapak ini merupakan hasil donasi dari para donatur Rumah Zakat di tahun 2017,” kata Murni.

Newsroom / Lailatul Istikhomah
Garut

Tags :
Konfirmasi Donasi