SARWINAH, RELA ON CALL 24 JAM DEMI WARGA DUSUN LANSIA

RZ LDKO CilegonYOGYAKARTA. Banyaknya lansia di Dusun Karet, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakarta menggerakan hati para kader posyandu untuk membantu mereka. Dengan bantuan dari CSF sebagai member of RZ bidang kesehatan, para kader posyandu pun berinisiatif untuk membuat posyandu lansia.

Berawal dari niat ingin berguna bagi masyarakat Sarwinah membaktikan dirinya untuk menjadi kader sekaligus ketua posyandu lansia. Wanita kelahiran Yogyakarta ini sejak 10 tahun lalu sudah aktif menjadi relawan kebencanaan. Seringnya bencana gempa di kotanya menggerakan hati Sarwinah untuk terus membantu warga yang membutuhkan hingga saat ini.

Keterbatasan ekonomi keluarga terkadang membuatnya ingin bekerja membantu suami yang berprofesi sebagai pengrajin. “Kadang untuk saya yang ekonomi keluarganya masih biasa saja ini, ingin bekerja bantu suami, tapi dilema. Kalau saya bekerja, siapa nanti yang bantu para lansia di sini,” ungkapnya.

Akhirnya setelah berdiskusi dengan keluarga, Bu Win, biasa ia dipanggil, memutuskan untuk tetap membantu para lansia. “Suami juga sadar bahwa pekerjaan sebagai kader itu amanah jadi mereka ikhlas dan kami hanya berharap imbalan dari Allah,” katanya.

Usahanya ini tidak sia-sia, dengan kegigihannya bersama para kader lain Bu Win bisa membawa posyandu lansia di Dusun Karet menjadi posyandu lansia percontohan bagi posyandu lainnya. Berbicara mengenai rezeki pun ia mengaku selalu ada kemudahan untuk keluarganya. “Alhamdulillah, kami percaya bahwa jika kita membantu orang lain Allah akan mudahkan urusannya, rezeki itu ada saja, datang dari jalan yang tidak disangka,” tuturnya

Sebagai seorang kader Bu Win lebih dikenal oleh masyarakat terutama lansia, bukan hanya karena ia seorang ketua posyandu, tapi juga karena ia satu-satunya kader yang siap 24 jam untuk membantu para lansia. “Saya siap 24 jam untuk membantu, sering malam-malam ada lansia yang mengeluh sakit kepala dan minta dicek olah saya. Saya langsung datang ke sana dan memeriksa kondisinya. Jika ada yang membutuhkan penanganan lebih, saya langsung hubungi ambulance RZ, dan lansia yang sakit dibawa ke RBG,” ungkapnya.

Kepedulian para kader posyandu lansia, terutama ibu dua anak ini memang patut diacungi jempol. Bukan hanya siap siaga dalam menangani kesehatan para lansia, mereka juga meluangkan waktunya untuk menghibur dan mendengarkan keluhan apapun dari para lansia. Mereka hanya berharap para lansia ini bahagia di usianya yang sudah lanjut. Mereka juga percaya bahwa kesehatan lansia ini akan membaik seiring dengan kebahagiaan yang mereka terima dari keluarga dan orang disekitarnya.***

Sumber : RZ Magz #18 Maret 2015

Tags :
Konfirmasi Donasi