SINERGI REPUBLIKA DAN RUMAH ZAKAT

republikaBANDUNG. Presiden Direktur PT Republika Media Mandiri, Agoosh Yoosran bersama Direktur Operasional, Arys Hilman dan jajaran manajemen Republika lainnya berkunjung ke kantor RZ di Jalan Turangga No. 33, Bandung kemarin (16/03). Direksi dan Manajemen Republika ini diterima langsung oleh Chief Executive Officer RZ, Nur Efendi dan Chief Operating Officer, R. Herry Hermawan.

“Bagaimana sejarah berdirinya Rumah Zakat hingga saat ini Pak Nur?” tanya Agoosh Yoosran beberapa saat setelah pertemuan dimulai.

“Rumah Zakat (RZ) terbentuk awalnya dari kegalauan sebuah komunitas pengajian masyarakat yang dirintis pada tahun 1998 di Jalan Turangga 25C Bandung, yang kini menjadi kantor cabang utama ini. Pengajian ini bernama Dompet Sosial Ummul Quro (DSUQ), dan kegalauannya dipicu oleh banyaknya problematika sosial ekonomi masyarakat yang berkembang” ujar Nur Efendi memberikan prolog sejarah berdirinya RZ.

Dari komunitas pengajian DSUQ inilah kemudian mulai bermunculan inisiatif untuk menjadi bagian solusi atas problematika umat. Respon dan dukungan nyata dari masyarakat yang semakin banyak mendorong DSUQ untuk berkembang menjadi yayasan, hingga kemudian bertransformasi menjadi organisasi dengan budaya kerja profesional yaitu Rumah Zakat.  Komitmen profesionalitas dan menjaga kepercayaan masyarakat menjadi landasan RZ untuk mengembangan berbagai unit layanan seperti klinik dan sekolah gratis, hingga wilayah pemberdayaan masyarakat yaitu Integrated Community Development (ICD) yang kini sudah tersebar di 723 wilayah di Indonesia.

Agoosh juga mengeksplor lebih lanjut tentang profil dan interaksi donatur Rumah Zakat, termasuk kesukaan donatur dalam menunaikan ZIS. Tidak hanya itu, Arys juga menjajaki lebih jauh tentang platform crowdfunding yang sedang dirintis oleh Rumah Zakat yaitu www.sharinghappiness.org.

“Saat ini Lembaga Amil Zakat (LAZ) menghadapi banyak tantangan era digital, maka Rumah Zakat senantiasa mengupayakan berbagai inisiatif kekinian untuk memenuhi kebutuhan stakeholder. Mulai dari host to host dengan perbankan hingga aplikasi donasi via handphone. Termasuk juga platform crowdfunding, menjadi  upaya agar masyarakat bisa memilih program pemberdayaan yang ingin dibantu, berdonasi langsung  dan juga melihat perkembangan implementasi programnya disana” jelas Nur Efendi.

Setelah berdiskusi hangat selama hampir satu jam, Direksi serta Manajemen Republika dan RZ pun menyepakati pentingnya sosialisasi kepada masyarakat tentang makna dan peranan ZIS (Zakat, Infaq, Shadaqah) dalam proses pemberdayaan masyarakat. Harapannya, dengan kerjasama dan konsistensi sosialisasi ZIS serta program-program pemberdayaan ini, dapat dihasilkan semakin banyak solusi konkrit untuk menyelesaikan berbagai isu sosial masyarakat di Indonesia bahkan dunia.

Ria Arianti/Newsroom

Tags :
Konfirmasi Donasi