SPIRITUAL LEADERSHIP

Siapa yang tidak kenal ?Sahabat Nabi? yang dikenal dengan gelar ?Saifullah? ini. Khalid bin Walid ra. adalah sosok manusia yang diciptakan Allah swt sebagai manusia yang hampir tidak pernah kalah dalam pertempuran.

Semasa jahiliyahnya, Khalidlah yang bermanuver menyerang dari balik bukit Uhud sambil meninggalkan puluhan rampasan perang agar pasukan panah Rasulullah Muhammad SAW. turun memperebutkannya, sehingga kacau balaulah pasukan Rasulullah SAW yang hampir mencapai kemenangan ini.



Kejawaraannya mengantarkan Khalid pada hidayah cahaya Islam. Beliau menjadi panglima handal dalam memimpin pasukan Islam untuk menyebarkan risalah Al Islam. Mesir, Syam, dan puluhan negeri dibebaskan oleh Khalid sehingga menerima da`wah Islam. Pujian kemenangan demi kemenangan mengukir keharuman nama Khalid di khalayak kaum muslimin saat itu.



Akan tetapi, saat peperangan berkecamuk dengan ribuan pasukan ?Romawi?, diterimalah Surat Keputusan khalifah Umar bin Khatab Ra bahwa Khalid bin Walid Ra dimutasi dari ?Panglima Tinggi Pasukan? menjadi ?Prajurit Biasa.?. Tetapi apa komentar ringan dari seorang tawadhu yang bercita-cita syahid namun wafat di tempat tidur ini?



“Dulu ketika saya sebagai ?Panglima Tinggi Pasukan Islam? hanya 10 pedang saya yang patah karena ?kematian? saya di tengah peperangan akan membawa madhorot bagi ribuan pasukan yang saya pimpin. Tetapi, ketika saya sebagai ?Pasukan Biasa? lebih dari 100 pedang saya yang patah karena saya hanya bertanggung jawab untuk diriku sendiri dan syahid adalah keinginanku?***


Joko Mulyono


Bandung

Tags :
Konfirmasi Donasi