Jangan Sampai Gugur! Ini Syarat Sah Puasa Ramadhan yang Wajib Dipenuhi

oleh | Feb 9, 2026 | Inspirasi

Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib yang menjadi salah satu rukun Islam. Namun, tidak sedikit orang yang menahan lapar dan haus seharian, tetapi puasanya justru tidak sah karena syarat-syaratnya tidak terpenuhi. Jika puasa gugur, maka ibadah yang dilakukan bisa sia-sia.

Agar puasa Ramadhan benar-benar sah dan diterima oleh Allah SWT, setiap Muslim wajib memahami syarat-syaratnya dengan benar. Berikut penjelasan lengkap yang perlu diperhatikan sebelum dan selama menjalankan puasa Ramadhan.

Apa yang Dimaksud dengan Syarat Sah Puasa Ramadhan?

Syarat sah puasa adalah ketentuan dasar yang harus dipenuhi agar ibadah puasa dinilai sah secara syariat. Jika salah satu syarat ini tidak terpenuhi, maka puasa dianggap tidak sah dan wajib diganti di kemudian hari.

Para ulama sepakat bahwa syarat sah puasa Ramadhan bersifat mendasar dan tidak boleh diabaikan, baik dengan sengaja maupun karena ketidaktahuan.

Syarat Sah Puasa Ramadhan yang Wajib Dipenuhi

1. Beragama Islam

Puasa Ramadhan hanya diwajibkan dan sah bagi orang yang beragama Islam. Ibadah puasa tidak berlaku bagi non-Muslim.

Hal ini berdasarkan firman Allah SWT:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” QS. Al-Baqarah: 183

2. Berakal Sehat

Seseorang yang tidak berakal sehat, seperti orang gila, tidak diwajibkan berpuasa dan puasanya tidak sah jika dipaksakan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Pena (catatan amal) diangkat dari tiga golongan: orang tidur sampai ia bangun, anak kecil sampai ia baligh, dan orang gila sampai ia sembuh.” HR. Abu Dawud

3. Baligh

Puasa Ramadhan diwajibkan bagi Muslim yang telah baligh. Anak-anak yang belum baligh boleh berpuasa sebagai latihan, namun puasanya belum bersifat wajib.

Meski demikian, orang tua dianjurkan untuk membiasakan anak berpuasa sejak dini agar terbiasa ketika sudah baligh.

4. Niat Puasa

Niat merupakan syarat sah puasa yang tidak boleh ditinggalkan. Tanpa niat, puasa Ramadhan tidak sah meskipun seseorang menahan lapar dan haus seharian.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.” HR. Abu Dawud dan Tirmidzi

Mayoritas ulama menyatakan bahwa niat puasa Ramadhan dilakukan pada malam hari, sejak terbenam matahari hingga sebelum terbit fajar.

5. Mengetahui Waktu Puasa

Puasa Ramadhan dilakukan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Seseorang yang makan atau minum setelah fajar karena tidak tahu waktu, puasanya bisa menjadi tidak sah jika kelalaian tersebut dapat dihindari.

Allah SWT berfirman: “Makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” QS. Al-Baqarah: 187

6. Suci dari Haid dan Nifas (Bagi Perempuan)

Perempuan yang sedang haid atau nifas tidak sah menjalankan puasa Ramadhan. Jika tetap berpuasa, puasanya tidak dihitung dan wajib diganti di hari lain.

Rasulullah SAW bersabda:

“Bukankah jika wanita haid, ia tidak shalat dan tidak puasa?” HR. Bukhari dan Muslim

Bedakan Syarat Sah dan Rukun Puasa

Sering kali orang keliru membedakan syarat sah puasa dengan rukun puasa. Syarat sah berkaitan dengan keadaan seseorang sebelum dan selama puasa, sedangkan rukun puasa adalah inti ibadahnya, yaitu niat dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa.

Keduanya sama-sama penting dan saling melengkapi agar puasa Ramadhan benar-benar sah.

Jangan Remehkan Ilmu Sebelum Berpuasa

Memahami syarat sah puasa Ramadhan bukan sekadar teori, tetapi bentuk kehati-hatian agar ibadah yang dilakukan bernilai di sisi Allah SWT. Puasa yang sah akan mendidik kesabaran, ketakwaan, dan keikhlasan, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga.

Dengan ilmu yang benar, puasa Ramadhan tidak hanya menggugurkan kewajiban, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan hidup.

Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi sambut bulan suci Ramadhan bersama Rumah Zakat.

Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait