TAK PERLU LAGI JADI BURUH TANI, KINI PAK BAHRUDIN BETERNAK AYAM

PANDEGLANG. Pemberdayaan adalah tentang memberdayakan. Bukan hanya memberi lantas setelah itu kita tinggalkan. Tetapi ada hal-hal yang harus tetap dilakukan, yaitu monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan.

Karena itu, Fasilitator Rumah Zakat yang bertugas di Desa Berdaya Bangkonol selalu menyempatkan untuk melakukan monitoring
dan evaluasi tersebut agar bisa mendapatkan tolok ukur sejauh mana program telah berjalan.

Kali ini monitoring dilakukan kepada bapak Bahrudin, warga kampung Sabi Masjid, Rt 02 Rw 02 Desa Bangkonol. Koroncong Pandeglang. Sebagai salahsatu penerima manfaat program Peternak Berdaya yaitu program ternak ayam yang telah hampir satu tahun dijalani olehnya.

Sebelumnya, bapak lima anak dan dua cucu ini adalah seorang dengan profesi buruh tani. Beliau bercocok tanam di atas lahan orang lain yang membutuhkan tenaganya dan kemudian mendapatkan upah sehari Rp60.000. Dengan usia yang tidak lagi muda, tentu saja mencangkul, mengolah tanah dan lain sebagainya sudah menjadi sebuah pekerjaan
yang sangat berat.

“fisik saya sudah tidak seperti dulu.” ucapnya saat dulu satu tahun lalu di datangi oleh Fasilitator Desa Berdaya untuk pendataan sebagai penerima manfaat.

Kini, setelah hampir satu tahun menjadi salah satu penerima manfaat dalam program ternak ayam, bapak Bahrudin Sudah tidak harus terus menerus menjadi seorang buruh tani. Hasil ternaknya di setiap panen sudah sangat membantu kebutuhan ekonominya dan keluarga. Ternaknya terus beregenerasi dan menjadi salah satu sumber pendapatannya selain sesekali menerima tawaran sebagai buruh tani manakala fisiknya menyanggupi.

Newsroom
Aep Muflih/ Lailatul Istikhomah

Tags :
Konfirmasi Donasi