[:ID]TAWARKAN SOLUSI, RUMAH ZAKAT SOLO LUNCURKAN SEDEKAH SAMPAH[:en]OFFER SOLUTIONS, RUMAH ZAKAT SOLO LAUNCHED TRASH CHARITY[:]

[:ID]TAWARKAN SOLUSI, RUMAH ZAKAT SOLO LUNCURKAN SEDEKAH SAMPAHTRIBUBSOLO.COM, SOLO – Rumah Zakat Solo meluncurkan program Sedekah Sampah di RW 37 Kampung Ngemplaksutan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Minggu (26/02).

Public Health Officer Rumah Zakat Solo, Joko Adianto, mengatakan, peluncuran program tersebut untuk memutus rantai sampah kemasan yang selama ini hanya dibuang dan tidak bermanfaat.

“Sampah kemasan ini tidak bisa hancur selama puluhan tahun, makanya kita mau putus rantai itu biar tidak ngumpul lagi di TPS (Tempat Pembuangan Sampah), ke pengepul sampah dan jadi sampah lagi,” katanya kepada TribunSolo.com, dalam peluncuran program Sedekah Sampah.

Peluncuran program Sedekah Sampah dihadiri ratusan warga Kelurahan Mojosongo.
“Ini adalah semangat untuk melakukan sedekah sampah di mana warga memilah sampah kemudian disetorkan ke pengurus bank sampah,” terang Joko.

“Dari hasil penjualannya kemudian disalurkan untuk dana sosial masyarakat,” kata dia.
Sampah organik dimanfaatkan untuk pembuatan kompos.

Sedangkan sampah kemasan dimanfaatkan untuk produk kerajinan atau ecobrick (bata yang ramah lingkungan). Ecobrick dibuat dengan cara memasukan plastik-plastik bekas ke dalam botol bekas hingga padat dan botol menjadi keras.

Sumber: http://solo.tribunnews.com/2017/02/26/rumah-zakat-solo-luncurkan-program-sedekah-sampah-di-kampung-ngemplaksutan-mojosongo[:en]TAWARKAN SOLUSI, RUMAH ZAKAT SOLO LUNCURKAN SEDEKAH SAMPAHTRIBUBSOLO.COM, SOLO – Rumah Zakat Solo launched Trash Charity program in Ngemplaksutan village RW 37, Mojosongo, District Jebres, Solo on Sunday (26/02).

Public Health Officer of Rumah Zakat Solo, Joko Adianto, said the launching of this program is to break the chains of packaging waste that had been dumped and not just useful.

“Packaging waste cannot be destroyed for decades, so we want to break that chain to not get together again in TPS (waste disposal), to trash collector, and became waste again.” Said Joko to TribunSolo.com, on the launching of the Trash Charity program.

The launching was attended by hundreds Mojosongo Village residents. “It is the spirit to do Trash Charity whereas the residents have to sort their trash first, then deposit it to Trash bank management,” said Joko.

“The sales of the Trash will be distributed to social funds,” he added.
Organic waste will also used for composting.

And packaging waste is used for handicraft products or ecobrick (brick environmentally friendly). Ecobrick is made by putting the plastics into the bottles until becomes dense and hard.

Source: http://solo.tribunnews.com/2017/02/26/rumah-zakat-solo-luncurkan-program-sedekah-sampah-di-kampung-ngemplaksutan-mojosongo[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia