[:ID]TERNYATA MASKER TIDAK EFEKTIF CEGAH VIRUS CORONA, KOK BISA?[:]

[:ID]

Foto: Merdeka.com

BANDUNG, Rumah Zakat – Setelah digemparkan dengan kasus virus corona, kepanikan melanda masyarakat dunia tidak terkecuali di Indonesia. Beberapa hari ke belakang, Indonesia resmi menjadi negara terjangkit virus ini.

Kejadian tersebut, membuat masyarakat langsung mengambil langkah antisipasi salah satunya dengan membeli masker. Akibatnya, jumlah masker menjadi berkurang drastis sehingga berimbas pada kenaikan harga yang tidak wajar.

Masyarakat beranggapan dengan memakai masker mereka bisa terhindar dari infeksi virus coron. Nyatanya, menurut ahli medis hal ini tidak benar. Dikutip dari Republika.co.id, Kepala Operasional Korps Layanan Kesehatan Masyarakat Amerika Setikaat (AS) yaitu Dokter Umum Ahli Bedah Jerome M Adams bahkan mengecam perilaku masyarakat yang membeli masker, terutama masyarakat yang sehat.

Dirinya bahkan mengimbau agar masyarakat berhenti memakai masker. Jerome mengatakan efek yang ditimbulkan dari pembelian masker secara besar-besaran ini adalah krisis masker. Padahal, masker itu harus digunakan oleh tenaga medis untuk merawat pasien. Namun, saat ini mereka kesulitan mendapatkannya.

Dr Russell Buhr dari UCLA Medical Center juga mengatakan penggunaan masker hanya memberi rasa aman palsu. Menurutnya, memakai masker oleh tenaga medis bertujuan untuk menjaga kebersihan pasien. Buhr juga mengkritik masyarkat kebanyakan masyarakat tidak mengetahui cara menggunakan masker sesuai dengan ketentuan.

Menurut Buhr, salah satu cara yang efektif untuk menghindari infeksi virus corona adalah sering mencuci tangan, baik itu sebelum dan sesudah makan.

Dan yang paling penting adalah, masker hanya digunakan oleh orang yang betul-betul memerlukannya, seperti orang sakit, tenaga medis, dan orang yang berinteraksi dengan pasien.

Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, dan tidak perlu membeli masker apabila tidak diperlukan.

 [:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia