[:ID]BANTU KLB GIZI BURUK DI ASMAT: RELAWAN RUMAH ZAKAT BERSINERGI DENGAN TNI AL[:en]OVERCOME MALNUTRITION IN ASMAT, RUMAH ZAKAT’S VOLUNTEER SYNERGIZE WITH NAVY[:]

[:ID]Tim Relawan Rumah Zakat yang Rabu kemarin (17/01) berangkat dari Jayapura menuju Kabupaten Asmat akhirnya memutuskan untuk stay satu hari di Timika.

“Kami memutuskan untuk membeli tambahan bantuan pangan berupa makanan bayi, susu dan biskuit di sini (Timika), karena jika sudah sampai Kabupaten Agats, akan sulit membeli kebutuhan-kebutuhan ini,” tutur Fauzi, Relawan Rumah Zakat.

Sebelumnya, Relawan juga telah membawa kornet dan rendang Superqurban serta bahan pangan dari Jayapura untuk didistribusikan ke Kabupaten Asmat.
“Seperti kita tahu, korban meninggal akibat gizi buruk di asmat kebanyakan anak-anak termasuk bayi, karenanya kami juga membeli makanan bayi,” jelas Fauzi.

Untuk memudahkan aksi di lapangan mengingat jalur transportasi yang cukup sulit menuju Asmat, Relawan Rumah Zakat pun bersinergi dengan TNI Angkatan Laut Timika.

“Rumah Zakat dan TNI AL akan melakukan aksi bersama-sama. InsyaAllah, kami akan berangkat menuju Kabupaten Agats hari Jumat (19/01) pukul 02.00 dini hari,” ungkap Fauzi. “Kami akan menggunakan kapal cepat milik TNI AL, sehingga waktu tempuh yang biasanya 12 jam bisa lebih cepat,” tambahnya.

Dari Kabupaten Agats, Relawan Rumah Zakat bersama TNI AL akan mulai menyusuri distrik-distrik yang terdampak KLB Gizi Buruk di Kabupaten Asmat dengan menggunakan speedboat.

Newsroom/Kuna
Asmat[:en]Rumah Zakat’s Volunteers Team who departed from Jayapura to Asmat Regency last Wednesday (17/01) finally decided to stay one day in Timika.

“We decided to buy additional baby food, milk and biscuits here (Timika) because if it came to Agats District, it would be difficult to buy these needs,” said Fauzi, Volunteer of Rumah Zakat.

Previously, Volunteers have also brought corned beef and rendang Superqurban as well as foodstuff from Jayapura to be sent to Asmat District. “As we know, the victim died of malnutrition in asmat children including children, we also buy baby food,” said Fauzi.

To facilitate the action in the field of memory is quite difficult to Asmat, Volunteers Rumah Zakat also synergize with the Navy in Timika.

“Rumah Zakat and the Navy will take action together insha’Allah, we will leave for Agats Regency on Friday (19/01) at 02.00 am,” Fauzi said. “We will use the Navy fast boat, so travel time is usually 12 hours can be faster,” he added.

From Agats District, Rumah Zakat’s Volunteers together with the Navy will start tracing districts affected by Bad Nutrition in Asmat District by speedboat.

Newsroom / kuna
Asmat[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia