[:ID]BANTUAN MODAL SFA STEAK & RESTO BERDAYAKAN USAHA DHUAFA[:en]FSA STEAK & RESTO’S CAPITAL ASSISTANCE FOR EMPOWERING THE UNDERPRIVILEGED [:]

[:ID]2305 BANTUAN MODAL SFA STEAK DAN RESTO BERDAYAKAN USAHA DHUAFASOLO. SFA steak dan resto kembali menggandeng Rumah Zakat untuk program pemberdayaan. Pada kesempatan ini donasi berupa bantuan modal usaha kepada 3 pelaku usaha kecil di desa berdaya Kadipiro dan Sangkrah, pada 7 – 9 Mei 2017.

Sebelum menyalurkan bantuan modal usaha, fasilitator Rumah Zakat melakukan kunjungan dan survei ke masing-masing pelaku usaha. Para penerima manfaat terdiri dari 3 orang yang memiliki usaha es kelapa muda, aneka minuman dan aneka kue. Dengan adanya bantuan modal ini harapannya usaha mereka semakin berkembang.

Adalah Nur Aziz (35 tahun) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan dan memiliki usaha es kelapa muda di utara perempatan Komplang, Kadipiro. Sebelumnya berjualan es kelapa muda dibantu istri dengan menggunakan meja bekas dan kelapa muda seadanya, berkat adanya bantuan modal dari SFA saat ini es kelapa Barokah telah menggunakan gerobak dan memiliki stok kelapa muda.

“Terima kasih atas bantuan modal dari SFA dan Rumah Zakat. Penghasilan saya sebagai buruh kurang mencukupi untuk kami berlima saat ini. Selama ini istri jualan es kelapa muda dengan meja seadanya. Punya gerobak itu benar-benar impian selama ini.” Ungkap pak Aziz dengan bahagia.

Newsroom/Afifudin
Solo[:en]2305 BANTUAN MODAL SFA STEAK DAN RESTO BERDAYAKAN USAHA DHUAFASOLO. SFA steaks and resto with Rumah Zakat again conducted empowerment program. On this occasion, donation is in the form of business capital assistances to 3 small business owners in Kadipiro and Sangkrah village, on 7 – 9 May 2017.

Before distributing business capital assistance, Rumah Zakat facilitator visited and did survey to each business owners. The beneficiaries consist of 3 people who have coconut ice business, drinks and cakes. With the help of this capital we hope their business will be grow.

It is Nur Aziz (35 years old) who works as a construction laborer and owns the coconut ice business in Utara Perempatan Komplang, Kadipiro. Previously he selling coconut ice with assisted by his wife using a used table and a coconut pickup, thanks to the help of capital from SFA, now my coconut cart has coconuts stock.

“Thank you for the capital assistance from SFA and Rumah Zakat. My income as a worker is insufficient for the five of us right now. I and my wife sold coconut ice with a makeshift table before. Got a cart is really a dream all this time. “Mr. Aziz said with a happy.

Newsroom / Afifudin
Solo[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia