[:ID]BANTUAN USAHA UNTUK PENGUSAHA KERIPIK BERAS GEGATAS DAN BATAGOR[:en]CAPITAL ASSISTANCE FOR GEGATAS RICE CHIPS AND BATAGOR BUSINESS  [:]

[:ID]CILEGON. Selasa, (11/07) Dalam rangka mengentaskan kemiskinan masyarakat di Indonesia. Rumah Zakat sebagai lembaga yang bergerak memberdayakan masyarakat, menyalurkan Bantuan Wirausaha untuk para member binaan di wilayah Desa berdaya, Citangkil Cilegon.

Bantuan wirausaha kali ini, Rumah Zakat menggulirkan bantuan modal usaha masing-masing 700 Ribu kepada 2 orang pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) . Kali ini warga desa berdaya Citangkil yang mendapatkan modal usaha adalah Saromah (39) pengusaha Keripik Beras “Gegetas” warga Kubang Sepat dan Neneng (37) Pengusaha Batagor, Donat di Ramanuju, Citangkil, Kota Cilegon.

Selain memberikan bantuan modal usaha kepada pelaku usaha itu juga diberikan pemahaman tentang kewirausahaan dan pendampingan Good Manufacturing Practice yaitu bagaimana cara pelayanan terhadap konsumen perlu diperhatikan cara penyajian produk, dalam proses produksi produk dan kebersihan tempat usaha yang didampingi oleh Fasilitator Pemberdayaan.

Saromah salah satu warga binaan Rumah Zakat cabang Cilegon, mempunyai motivasi tinggi terhadap usahanya. Ia tidak selalu mengandalkan dari penghasilan suaminya untuk perekonomian keluarga. Usaha yang dilakoni Saromah adalah sebagai penjual keripik beras “Gegetas” yang diproduksinya sendiri.

Awal mempunyai usaha ini hanya coba-coba belajar dari saudaranya, karena waktu itu kebutuhan ekonomi keluarga sangat pas-pasan karena suaminya yang mempunyai pekerjaan proyek yang tidak menentu dengan keseriusan dan ketekunan dalam menjalani usahanya itu terus dipertengahan 2015 usahanya dimulai sampai saat ini ada peningkatan omset mulai dari 3 juta sampai saat ini mencapai 5 juta.

Sedangkan Neneng yang dibantua suaminya mempunyai Usaha Batagor. Usahanya berjalan sudah hampir 2 tahun dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan. Kondisi usaha masih berjalan dengan sederhana belum ada peningkatan yang signifikan.

“Saya sangat bersyukur bisa jadi member binaan Rumah Zakat. Bantuan kewirausahaan yang diberikan sangat membantu saya dalam meningkatkan perkembangan usaha dan mencari nafkah untuk keluarga saya karena pekerjaan suami saya tidak menentu. Saya harus kerja keras untuk membiayai hidup saya dan keluarga.” ungkap Saromah, member UKM Rumah Zakat.

Newsroom/Humaedi
Cilegon[:en]CILEGON. Tuesday, (11/07) In order to alleviate the poverty of society in Indonesia. Rumah Zakat channeling Entrepreneurial Assistance for the members in the area of empowered village, Citilil Cilegon.

Entrepreneurial assistance in this time, Rumah Zakat rolling aid business capital of 700 thousand to beneficiaries, SME (Small and Medium Enterprises). This time Citangkil empowered villagers who obtain capital is Saromah (39) businessman Rice Chips “Gegetas” citizen Kubang Sepat and Neneng (37) Employers Batagor, Donat in Ramanuju, Citangkil, Cilegon.

In addition to providing capital assistance to businesses was also given an understanding of entrepreneurship and mentoring Good Manufacturing Practice, namely a service for consumers to consider ways of presenting the product, the production process and hygiene products business premises, accompanied by empowerment facilitator.

Saromah one of Zakat Rumah Zakat residents Cilegon branch, has a high motivation for his business. She does not always rely on her husband’s income for the family economy.

While Neneng who assisted by her husband has Batagor Business. His business has been running for almost 2 years. Her business conditions are still running with no significant increase yet.

“I am very grateful to be a member of Rumah Zakat. The entrepreneurial assistance provided helped me greatly in improving business growth and earning my living for my family because my husband’s work was uncertain. I have to work hard to finance my life and family. “Said Saromah, member of SMEs Rumah Zakat.

Newsroom / Humaedi
Cilegon[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia