BORONG DAN BERBAGI PALAI IKAN PUTRA, ANAK YANG JADI TULANG PUNGGUNG KELUARGA

PADANG. Kamis (25/05) Relawan Rumah Zakat Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Borong dan Berbagi (BnB). Kegiatan ini dilakukan dengan cara memborong jualan, kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pada kesempatan kali ini, target BnB adalah Putra Efendi, seorang siswa yang menjual Palai.

“Saya sudah sejak lama memperhatikan Putra. Dia selalu berjualan di salah satu universitas di Kota Padang. Pada hari ini saya menemukan putra sedang tertidur di pinggir jalan, tepat di depan palai yang dijajakannya. Kemudian, saya mengajaknya pulang dan menjadikan Putra sebagai target BnB,”ujar Afrinaldi Oscar.BORONG

Putra, begitulah panggilannya. Dia tinggal di Kampung Subarang, Kec.Batang Anai dan bersekolah di SDN 19 Kasang. Saat ini putra sedang duduk di kelas IV SD. Setiap hari putra dan adiknya Farel yang berusia 9 tahun berjualan.

“Saya sudah mulai berjualan sejak kelas I SD, dulunya saya jualan Godok. Akan tetapi selama 9 bulan ini, saya berjualan palai yang dibuat lansung oleh nenek. Palai ini kami jual Rp.2000 per bungkus. Saya dan adik saya berangkat pukul 06.30 WIB dan pulang pukul 11.00 WIB, lalu bersiap – siap untuk berangkat ke sekolah, “Ujar Putra Efendi sang penjual palai ikan.

Dia juga menambahkan, “Saya dan Farel berjualan setiap hari, karena jika kami berhenti berjualan, maka tidak akan ada yang akan di makan di rumah. Saya menjual palai sekitar 80 bungkus dan farel 70 bungkus setiap harinya, dan untuk sekolah kami hanya belajar di malam hari saja,”tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh neneknya, Rosmanidar,” Kedua cucu saya ini berjualan Palai Ikan setiap harinya berkisar 120 – 150 bungkus. Jika mereka sakit, saya mulai panik, sebab tidak ada yang akan pergi berjualan dan artinya tidak ada yang akan kami makan. Untungnya hanya berkisar Rp40.000 – Rp50.000 setiap hari. Dari sanalah Saya, Putra, Farel dan 3 orang cucu saya yang lainnya makan dan belanja mereka ke sekolah, sebab orang tua mereka jarang berkirim uang. Jika Putra dan Farel tidak berjualan, kami makan seadanya saja dan kadangkala juga dari bantuan masyarakat sekitar,”ujarnya.

Sebanyak 71 bungkus Palai yang di jual oleh Putra di borong oleh Relawan Rumah Zakat Sumbar dan dibagikan kepada pedagang kaki lima, tukang parkir, dan pemulung di sekitaran Pasar Raya Kota Padang.

“Alhamdulillah, pada hari ini kami telah melaksanakan program BnB. Putra dan Farel adalah anak yang luar biasa, sebab sejak kecil mereka sudah terbiasa berjualan dan menjadi tulang punggung keluarganya,”ujar Dila Yusnia”

Newsroom/ Nia
Padang

Tags :
Konfirmasi Donasi