CATATAN RELAWAN : AKSI KEMANUSIAAN UNTUK SUKU MAUSU ANE

Sabtu pagi (29/07) kami tim relawan bersiap – siap menaikan bantuan superqurban dan sembako keatas Truk TNI yang di bantu oleh beberapa prajurit TNI, rencananya kami akan mendistribusikan bantuan bersamaan dengan Bantuan dari Mabes TNI serta Kodam XVI Pattimura, Ambon.

Perjalanan 2 jam dengan menyusuri Sungai yang berbatu harus kami lalui, barulah setelah itu melanjutkan perjalanan dengan Berjalanan kaki membawa kornet dan rendang Superqurban serta bantuan pangan.

Alhamdulillah tidak terlalu jauh namun lelah cukup terasa karena cuaca panas terik yang sangat menyengat.

Sampai di lokasi kami cukup prihatin dengan kondisi mereka, ya wajar saja mereka suku terasing yang tinggal di hutan bahkan sebagian dari mereka tidak cakap untuk berbahasa indonesia, yang mereka tau hanya berburu dan berladang yang nanti hasilny sebagian di makan dan di barter dengan warga di lereng gunung.

Menurut guide kami, mengapa terjadi kelaparan karena banyaknya hama sekitar yang merusak ladang mereka, salah satu jalan untuk makanan mereka ketika ladang mereka hancur yaitu daun rotan.

Bantuan Rumah zakat langsung di terima di posko tempat para pengungsi tersebut, kami melakukan serah terima 3000 superqurban dan sembako kepada pihak TNI dan Suku Mausu Ane.

Selepas itu kami melakukan pendekatan terlebih dahulu dengan suku tersebut dengan membawa beberapa kornet dan rendang superqurban, karena dengan itulah kami bisa berkomunikasi walaupun hanya dengan bahasa isyarat atau sedikit bahasa indonesia

Tak terasa siang sudah menjadi gelap kami pun menginap sehari di tenda yang di bangun oleh pihak TNI bersandingan dengan beberapa suku mausu ane, ya agar kami terasa akrab.

(30/7) Pagi hari kami langsung kembali bergerak ke beberapa tenda untuk melakukan penyuluhan cara memasak nasi dan distribusikan Superqurban, Suku Mausu ane ini tidak bisa memasak apapun bahkan membuat teh manis pun mereka tidak bisa.

Yang membuat kami sedih ada satu keluarga yang terkena gizi buruk, 2 anak nya meninggal tinggal tersisa 1 anak istri nya itupun keadaanya memprihatinkan, cerita dari pihak TNI sang bapa kepala keluarga hampir meninggal, dengan gerak cepat tim TNI dan tim kesehatan akhirnya menolong bapa tersebut. Di penampungan sementara suku mausu ane ini terdapat 27 kepala keluarga dan 116 warga.

Alhamdulillah semua bantuan Superqurban dan sembako dari Rumah Zakat pun bisa tersebar ke masing – masing kepala keluarga. Selama Perjalanan naik dari Kobisonta, di lokasi, hingga turun kembali ke lokasi Kami selalu di Dampingi oleh TNI dari Kodam XVI Pattimura, Ambon.

Oleh: Rizky Riansyah Saputra, Relawan Kemanusiaan Rumah Zakat

Tags :
Konfirmasi Donasi